Netral English Netral Mandarin
04:17wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Eko Kuntadhi: Waspada, Kebangkitan Taliban Bisa Jadi Inspirasi Gerombolan Sejenis di Indonesia

Senin, 16-Agustus-2021 21:50

Ilustrasi Taliban dan Eko Kuntadhi
Foto : Kolase Netralnews
Ilustrasi Taliban dan Eko Kuntadhi
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eko Kuntadhi mengingatkan publik tentang kekejaman Taliban di masa lalu. Ia mengunggah tangkapan layar berita berjudul “Taliban Anggap Membunuh Anak-Anak Bukanlah Kejahatan”. 

Eko Kuntadhi kemudian menyebut Taliban dengan sebutan “binatang”.

“Binatang binatang ini sedang merusak kemanusiaan dan peradaban. Di Indonesia mereka dijadikan rujukan gerombolan Radikal,” kata Eko Kuntadhi, Senin 16 Agustus 2021.

“Waspada. Kebangkitan Taliban di Afgan bisa menjadi inspirasi gerombolan sejenis di Indonesia,” imbuh Eko Kuntadhi. 

Untuk diketahui, Taliban Pakistan pada tahun 2015 dianggap sudah kehilangan hati nurani. 

Kelompok itu menilai, serangan yang mereka lancarkan terhadap sebuah sekolah di Peshawar beberapa waktu lalu, dimana lebih dari 100 murid tewas, bukanlah sebuah kejahatan.

Melansir IB Times, Selasa (6/1/2014), pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh pemimpin Taliban, Mulah Fazlullah. Menurutnya, walaupun serangan di Peshawar tidak terjadi, anak-anak itu tetap akan menjadi target Taliban, karena mereka adalah keluarga dari anggota militer Pakistan.

"Pasukan kami menyerang sekolah serta membunuh anak personel militer Pakistan, dan itu bukan sebuah kejahatan. Mereka (anggota Taliban) menanyakan identitas korban sebelum membunuh mereka. Orang-orang ini akan menjadi target kami, dan kami akan membunuh mereka di jalanan, pasar, dan di mana saja,” ungkap Fazlullah.

Dirinya menilai, hal itu juga akan berlaku jika militer Pakistan mengetahui identitas keluarga anggota Taliban. “Jika militer Pakistan mengetahui situasi kami, maka hal itu juga akan terjadi pada kami,” ungkapnya dinukil Sindonews.

Fazlullah menegaskan, militer Pakistan adalah musuh Taliban dan setiap lokasi dimana terdapat militer Pakistan adalah terget yang sah bagi mereka, walaupun itu harus melibatkan anak-anak dan wanita.

Fazlullah sendiri saat ini tengah menjadi buruan anggota militer Pakistan karena dinilai sebagai otak dari serangan di Peshawar. Bahkan, sebuah provinsi di utara negara tersebut menyediakan hadiah sebesar USD 100 ribu bagi siapapun yang memiliki info tentang keberadaan Fazlullah.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani