Netral English Netral Mandarin
03:12wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Eko Kuntadhi: Yang Nyumbang 2T Itu Bener Gak sih? Kok Gue Lama-Lama Jadi Khawatir...

Minggu, 01-Agustus-2021 09:11

Keluarga pengusaha asal Aceh, Akidi Tio, memberi dana hibah Rp 2 triliun untuk penanganan COVID-19 di Sumsel.
Foto : Dok.Istimewa
Keluarga pengusaha asal Aceh, Akidi Tio, memberi dana hibah Rp 2 triliun untuk penanganan COVID-19 di Sumsel.
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eko Kuntadhi mencuit pernyataan yang mengusik kesadaran warganet. Ia meneyebut-nyebut soal donasi Rp2 Tiliun itu benar atau tidak. 

“Yang nyumbang 2T itu bener gak sih? Kok, gue lama-lama jadi khawatir...,” kata Ejko Kuntadhi, Sabtu malam 31 Juli 2021,

Untuk diketahui, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengapresiasi keluarga pengusaha Akidi Tio yang memberikan hibah sebesar Rp 2 triliun untuk penanganan COVID-19 di wilayahnya.

"Kita bangga ya, keluarga almarhum Akidi Tio ini ikut serta memberikan kepedulian terhadap penanganan COVID-19 di Sumsel," kata Herman, seperti dikutip dari situs resmi Pemprov Sumsel, Selasa (27/7/2021).

Dia menyadari besarnya nominal yang disumbangkan pengusaha asal Aceh tersebut. Sumbangan itu ditujukan ke Polda Sumsel untuk penanggulangan COVID-19.

Dia berharap sikap dermawan keluarga almarhum Akidi tersebut menjadi contoh bagi masyarakat Sumsel agar turut serta memberikan sumbangsih dalam penanganan COVID-19.

Menurutnya, upaya melawan pandemi COVID-19 dilakukan bersama-sama sehingga aktivitas sosial kembali normal.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri mengatakan bantuan tersebut akan disalurkan untuk kebutuhan penanganan COVID-19 di Sumsel. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab yang besar.

"Tanggung jawab kita menyalurkan niat baik keluarga almarhum Akidi Tio ini agar bisa tersampaikan ke masyarakat. Tentu tetap mematuhi prosedur hukum yang ada," ujar Irjen Eko.

Tak hanya itu, pihaknya turut membuat tim khusus, baik dari Polda Sumsel maupun pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, agar proses penyaluran tetap sasaran dan sesuai dengan harapan dari pihak keluarga almarhum Akidi Tio.

Dokter keluarga almarhum Akidi Tio sekaligus sebagai perwakilan pihak keluarga, Prof dr Hardi Darmawan, mengatakan bantuan tersebut merupakan amanah yang diberikan almarhum Akidi Tio dan direalisasi para anaknya.

"Dia (almarhumah) punya ada 7 orang. Semua anaknya sudah sukses. Mereka memberikan bantuan kepada Polda Sumsel, karena Pak Eko ini sudah kenal dekat dengan almarhum dan keluarga sejak lama," ucap Hardi.

Dia berharap, bantuan tersebut bisa dimanfaatkan bagi kepentingan warga Sumsel dalam penanganan COVID-19 yang saat ini masih terus mengalami peningkatan.

"Untuk realisasi sumbangan ini, sepenuhnya kita serahkan kepada pihak Polda Sumsel. Bisa saja untuk kebutuhan vaksinasi, perawatan pasien COVID-19, kebutuhan oksigen dan lain sebagainya," tegasnya dinukil detik.com.

Hibah sebesar Rp 2 triliun tersebut diterima langsung Kapolda Sumsel di Ruang Rekonfu Polda Sumsel, Senin (26/7) kemarin.

Selain Gubernur Sumsel, turut hadir Dandrem 004 Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji; Kadinkes Provinsi Sumsel Lesty Nurainy; serta para pejabat utama Polda Sumsel lainnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli