3
Netral English Netral Mandarin
19:18 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
Balas Raja Antoni Soal Valentine Day, Eko: Carilah Suami yang Rajin Cuci Piring Meski Pengangguran

Minggu, 14-Februari-2021 12:42

Balas Raja J Antoni Soal Valentine, Eko: Carilah Suami yang Rajin Cuci Piring Meski Pengangguran
Foto : Twitter/Raja J Antoni
Balas Raja J Antoni Soal Valentine, Eko: Carilah Suami yang Rajin Cuci Piring Meski Pengangguran
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di hari raya Valentine Day, Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengunggah pernyataan tentang anggapan pria tidak boleh mencuci piring.

"Kalo cowok lo anggap cuci piring cuman tugas lo, kerjaan cewek doang, lebih baik lo putusin, berapapun gajinya.  Segera cari yang lain. Yang tebal dompet dan terbuka pikirannya,  #ValentinesDay," kata Raja, Minggu (14/2/21).

Lucunya, Eko Kuntadhi membalasnya dengan jahil.

"Pesanan carilah suami yang rajin cuci piring. Meski pengangguran...," kata Eko Kuntadhi.

Sementara itu secara terpisah, Dinas Pendidikan Kota Depok mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisi larangan untuk merayakan hari kasih sayang (valentine) atau valentine day bagi siswa.

Dikutip dari laman resmi Dinas Pendidikan Kota Depok, Minggu (14/2/2021), SE larangan merayakan Valentine itu dikeluarkan pada 11 Februari 2021.

SE dengan nomor 005/1686/II/Disdik/2021 tersebut ditujukan kepada Pengawas SD dan SMP, Kepala SD Negeri/Swasta, Kepala SMP Negeri/Swasta dan Pimpinan Lembaga Pendidikan Non Formal di Depok.

Dalam surat tersebut, Dinas Pendidikan Kota Depok menyampaikan lima hal berkaitan dengan Hari Valentine yang dianggap tidak sesuai dengan norma agama, sosial dan budaya Indonesia.

Berikut lima poin dari SE Larangan Hari Valentine, seperti dinukil Tribunnews.com:

1. Menghimbau peserta didik untuk tidak merayakan Hari Kasih Sayang (Valentine Day).

2. Pengawas, kepala sekolah, dan guru melakukan pengawasan dan pemantauan kegiatan peserta didik di masing-masing satuan pendidikan.

3. Menanamkan sikap dan perilaku melestarikan nilai-nilai luhur budaya Indonesia di lingkungan sekolah.

4. Mengambil langlah-langkah pencegahan kegiatan dimaksud.

5. Turut mendukung pelaksanaan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam mencegah penularan Covid-19.

SE tersebut ditandatangi Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin.

 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto