Netral English Netral Mandarin
20:12wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
El Salvador Bebaskan Ibu yang Divonis 30 Tahun Penjara karena Kematian Janin

Selasa, 01-Juni-2021 13:30

Ilustrasi Palu Hakim
Foto : Istimewa
Ilustrasi Palu Hakim
6

SAN SALVADOR, NETRALNEWS.COM - Pengadilan El Salvador memerintahkan pembebasan ibu muda yang divonis 30 tahun penjara karena kasus pembunuhan, menyusul kematian calon anaknya pada 2012, menurut otoritas pada Senin (31/5/2021). 

Sara Rogel ditahan pada Oktober 2012 setelah mendatangi rumah sakit dengan kondisi perdarahan usai terjatuh saat melakukan pekerjaan rumah. Saat menjadi mahasiswa berusia 22 tahun, Rogel disidang dan divonis atas kematian anaknya yang belum lahir. 

Hukum Salvador memberlakukan salah satu larangan paling ketat di dunia terkait aborsi tanpa pengecualian untuk pemerkosaan, inses atau ketika nyawa sang ibu terancam.Setelah delapan tahun mendekam di penjara, salah satu hakim di penjara Cojutepeque di El Salvador timur memberikan pembebasan awal setelah menerima permohonan grasi dari pengacaranya, kata kepala juru bicara pengadilan, Ulises Marinero. 

Akan tetapi, Rogel masih akan ditahan sebab jaksa penuntut masih memiliki waktu lima hari untuk mengajukan banding atas putusan tersebut. 

Baca Juga :

"Kami merasa putusan tersebut sangat memuaskan berkat upaya yang telah kami lakukan untuk membebaskan semua perempuan ini yang telah dikriminalisasi karena mengalami kondisi darurat kebidanan seperti Sara," kata pengacaranya, Abigail Cortez kepada Reuters.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli