3
Netral English Netral Mandarin
20:30 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
Erdogan Terima Vaksin Sinovac Pertama, BS: @PKSejahtera Juga Semua yg Idolakan Erdogan, Jelas ya...

Jumat, 15-January-2021 13:05

Erdogan Terima Vaksin Sinovac Pertama, Brigaldo sebut @PKSejahtera Juga Semua yg Mengidolakan Erdogan, Jelas ya
Foto : Istimewa
Erdogan Terima Vaksin Sinovac Pertama, Brigaldo sebut @PKSejahtera Juga Semua yg Mengidolakan Erdogan, Jelas ya
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Turki Tayyip Erdogan diberitakan telah menerima vaksin COVID-19 di depan kamera TV pada hari Kamis (14/1). Hal ini merupakan sebuah langkah yang menurut juru bicara Partai AK-nya bertujuan untuk mengurangi keraguan publik tentang keefektifan suntikan vaksin virus corona itu.

Menanggapi berita tersebut, pegiat kemanusiaan, Birgaldo Sinaga, Jumat (15/1/21) mencuit: "Kepada para anggota @PKSejahtera, Juga para semua yg mengidolakan Erdogan..., Jelas ya."

Sementara sebelumnya diberitakan, Turki telah memulai memberikan suntikan yang dikembangkan oleh Sinovac China kepada petugas kesehatan pada hari Kamis, meluncurkan program vaksinasi nasional terhadap penyakit yang telah menewaskan lebih dari 23.000 orang di negara itu.

Hingga sejauh ini, Turki  telah memvaksinasi lebih dari 250.000 petugas kesehatan.

Sementara itu, Erdogan menerima dosis vaksin pertamanya di Rumah Sakit Kota Ankara. Dia tiba bersama Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, yang menerima vaksin pertama di negara itu sehari sebelumnya.

Saat berbicara kepada wartawan di luar rumah sakit, Erdogan mengatakan bahwa dia dan anggota senior Partai AK semua diinokulasi, dan mendesak politisi lain untuk mendukung vaksin tersebut.

"Jumlah vaksin pada tahap pertama sudah jelas. Sekarang, 25-30 juta dosis lagi akan datang dalam periode mendatang. Kami ingin melanjutkan ini secepatnya," katanya seraya menambahkan bahwa semua vaksin yang masuk juga akan berasal dari Sinovac untuk sekarang.

Sedangkan Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, saat berbicara setelah Erdogan meninggalkan rumah sakit, mengatakan bahwa semua warga harus divaksinasi saat giliran mereka tiba. Demikian laporan Reuters yang dikutip Antara.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto