Netral English Netral Mandarin
09:07wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Eriksen Segera Jalani Tes Medis di Inter, Ternyata Ini Tujuannya

Jumat, 30-Juli-2021 18:05

Christian Eriksen.
Foto : Goal
Christian Eriksen.
26

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gelandang Denmark Christian Eriksen akan menjalani tes medis di klubnya Inter Milan untuk mengetahui soal kelanjutan kariernya.

Dikutip dari Sky Sports, Jumat, Christian Eriksen direncanakan akan menjalani tes ini pada pekan depan ketika ia akan bergabung dengan rekan-rekannya di Inter Milan.

Tes medis yang dilakukan Eriksen bertujuan untuk melihat apakah pemain berusia 29 tahun itu masih bisa melanjutkan kariernya sebagai pesepak bola. 

Saat ini Eriksen memiliki defibrillator di tubuhnya yang berfungsi sebagai alat pacu jantung setelah ia mengalami serangan jantung ketika membela Denmark di ajang Euro 2020. 

Setelah kejadian ini, dokter perlu memastikan apakah Eriksen bisa bermain sepak bola lagi apabila alat tersebut dicabut dari tubuhnya. 

Selanjutnya Eriksen akan menjalani beberapa tes medis di Inter untuk melihat apakah dirinya bisa melanjutkan kariernya di level tertinggi termasuk kompetisi Serie A. 

Jika pada akhirnya Eriksen bisa melanjutkan kariernya, ia setidaknya tidak boleh bermain selama enam bulan terlebih dahulu jika semuanya berjalan lancar.

Sebelumnya Eriksen sempat mengalami serangan jantung dan membuatnya pingsan ketika membela Denmark di fase grup Euro 2020 melawan Finlandia pada 12 Juni silam. 

Kejadian yang menimpa Eriksen ini membuat dirinya harus dibawa ke rumah sakit di Rigshospitalet, Kopenhagen, Denmark untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Akibat hal ini, Dokter harus melakukan operasi implan defibrillator di tubuhnya yang sukses dilaksanakan dan membuat Eriksen bisa pulang ke rumah pada 18 Juni lalu.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian