Netral English Netral Mandarin
03:21 wib
Basarnas mengungkapkan banyak petugas dan relawan pencari Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes menggunakan rapid test antigen. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana menetapkan standarisasi kecepatan hasil deteksi virus corona (SARS-CoV-2) menggunakan swab test atau tes usap metode Polymerase Chain Reaction (PCR).
Facebook Hapus Tombol Like dari Halaman Publik, Ternyata Ini Alasannya

Kamis, 07-January-2021 09:40

Ilustrasi like di Facebook
Foto : Antara
Ilustrasi like di Facebook
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Facebook telah menghapus tombol "like" dari Pages atau halaman publik yang digunakan oleh artis, tokoh publik dan brand, dengan menghadirkan desain baru.

Facebook Pages hanya akan menampilkan followers dan memiliki umpan berita atau News Feed khusus tempat pengguna dapat bergabung dalam percakapan, berinteraksi dengan rekan kerja, dan terlibat dengan penggemar.

"Kami menghapus Likes dan berfokus pada Followers untuk menyederhanakan cara orang terhubung dengan Pages favorit mereka," kata Head of Public Connections and Monetization, Asad Awan, dalam laman resmi Facebook, Rabu (6/1/2021).Sejumlah pembaruan desain ulang Facebook Pages hadir pada antara lain tata letak yang lebih sederhana dan lebih intuitif, serta News Feed khusus untuk menemukan dan bergabung dalam percakapan, mengikuti tren, berinteraksi dengan sesama, dan terlibat dengan penggemar.



Navigasi juga dibuat lebih mudah antara profil pribadi dan Pages. Pembaruan tersebut juga memberikan opsi kontrol penuh atau akses parsial kepada admin.

Tidak hanya itu, pembaruan dari desain ulang itu juga membuat notifikasi akan lebih relevan, serta meningkatkan fitur keamanan untuk mendeteksi konten berisi spam dan akun peniru identitas.

"Kami ingin Facebook menjadi tempat yang aman untuk terhubung dengan penggemar, jadi kami telah meningkatkan kemampuan kami untuk mendeteksi aktivitas yang tidak diizinkan di platform kami termasuk perkataan yang mendorong kebencian, konten kekerasan, seksual atau spam, dan peniruan identitas," ujar Awan.

"Kami terus memperluas visibilitas lencana terverifikasi untuk memudahkan identifikasi postingan dan komentar dari Pages dan profil asli. Komentar Halaman terverifikasi pada postingan publik Page lain, dapat muncul lebih tinggi di bagian komentar dan terlihat di News Feed," dia menambahkan.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati