Netral English Netral Mandarin
09:00wib
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah mengeluarkan fatwa bahwa hukum penggunaan aset kripto. Kebijakan satu harga minyak goreng dengan harga setara Rp 14.000 per liter mulai berlaku di sejumlah minimarket pada Rabu.
Fakta Menarik Tentang Badak Jawa yang Harus Anda Ketahui

Sabtu, 04-December-2021 14:30

 Fakta Menarik Tentang Badak Jawa yang Harus Anda  Ketahui
Foto : Matakota
Fakta Menarik Tentang Badak Jawa yang Harus Anda Ketahui
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Meski dikenal dengan sebutan Badak Jawa tetapi faktanya hewan ini tidak hanya ditemukan di Indonesia saja tetapi bisa juga di temukan sepanjang Asia Tenggara seperti di India dan Tiongkok.

Sementara itu, Badak Jawa juga di kenal dengan Badak bercula satu dan salah satu satwa yang dilindungi di Indonesia karena terancam punah. Berikut adalah fakta menarik tentang Badak Jawa yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

Wilayahnya yang Luas

Badak Jawa mempunyai nama ilmiah Rhinoceros sondaicus yang diambil dari bahasa Yunani “rhino” artinya “hidung” dan “ceros” artinya “cula”. Sondaicus sendiri berasal dari kata “Sunda”. Pada zaman dahulu, badak ini tersebar luas di wilayah Asia Tenggara mulai dari Sumatera sampai Jawa. Akan tetapi, kini hanya ada di Ujung Kulon, Banten.

Kulit dan Cula Badak

Kulit badak tampak keras karena memang tersusun dari sel-sel keras yang berguna sebagai perlindungan diri. Lebih lanjut, tak seperti badak lainnya yang terdapat dua cula, badak jawa hanya mempunyai satu cula.

Cula badak ini mengandung keratin, zat yang sama untuk membentuk kuku dan rambut. Tak hanya itu, cula ini sering diburu oleh manusia yang tidak bertanggungjawab dengan alasan untuk pengobatan. Padahal, berdasarkan penelitian dari Ohio University, cula badak tidak berkhasiat apa pun karena zat pembentuknya mirip seperti kuku dan rambut.

Waktu Perkembanganbiakan yang Lambat

Jumlah Badak Jawa yang tersisa hingga saat ini diperkirakan hanya sekitar 58 ekor. Badak Jawa mempunyai tingkat reproduksi yang lambat. Badak betina hanya akan melahirkan satu dalam interval 4-5 tahun, setelah mengalami kehamilan selama 15 sampai 16 bulan.

Kulit Badak

Meskipun tebal ternyata sangat sensitif terhadap serangan serangga dan panasnya matahari.

Untuk melindungi kulitnya dari serangan serangga, Badak memilih untuk berkubang di lumpur.

Lumpur yang kemudian mengering dan mengeras di kulitnya, akan melindunginya dari sengatan matahari.

Tidak Mempunyai Predator

Kecuali pemburu, maka secara alami badak jawa tidak memiliki predator. Badak jawa dewasa tidak memiliki hewan pemangsa sebagai musuh. Badak jawa biasanya menghindari manusia, tetapi dapat balik menyerang jika merasa terganggu. Karena sifatnya yang soliter hidup di hutan tropis yang lebat dan kelangkaannya, penelitian tentang badak jawa minim dibandingkan dengan satwa lain. Peneliti menggunakan kamera dan sampel kotoran untuk mengukur kesehatan dan tingkah laku mereka.

Badak jawa sendiri memiliki indera pendengaran dan penciuman yang tajam, namun indera penglihatan yang hanya memiliki jarak pandang terbatas. Satwa ini tak jarang menjadi agresif jika bertemu dengan manusia di hutan.

Reporter : Muhammad Ari Aditia
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi