Netral English Netral Mandarin
13:02 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Polemik Menkes Baru, FH: Masih Ingat, Rektor Jadi Mendikbud tapi Tak Bisa Kerja Akhirnya...

Kamis, 24-December-2020 09:03

Yang Dibutuhkan Kapasitasnya, FH sebut Masih Ingat, Rektor Jadi Mendikbud tp tak bs kerja akhirnya dipecat?
Foto : Inews.id
Yang Dibutuhkan Kapasitasnya, FH sebut Masih Ingat, Rektor Jadi Mendikbud tp tak bs kerja akhirnya dipecat?
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Budi Gunadi Sadikin dipilih Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengemban tugas sebagai Menteri Kesehatan (Menkes) menggantikan Terawan Agus Putranto pada reshuffle kabinet hari ini, Selasa (22/12/2020).

"Bapak Budi Gunadi Sadikin. Beliau sebelumnya adalah Direktur Utama Bank Mandiri, kemudian menjadi Direktur Utama PT Asahan Alumunium," kata Jokowi saat mengumumkan reshuffle kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/12/2020).

"Dan terakhir menjadi Wakil Menteri BUMN dan sekarang kita berikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Kesehatan," sambung Jokowi.

Baca Juga :


Pria kelahiran Bogor, 6 Mei 1964 ini memang bukanlah sosok baru. Dia dikenal sebagai bankir yang cukup mahir.

Budi Gunadi Sadikin memulai kariernya di sektor perbankan ketika bergabung dengan PT Bank Bali sebagai GM Electronic Banking.

Mungkin karena latar belakangnya yang bukan khusus medis, maka keberadaan Budi Gunadi mendapat banyak sorotan dan kritikan.

Menanggapi hal itu, mantan politikus Demokrat, Ferdinan Hutahaean, mengatakan: "Tak perlu mengutak atik soal lulusan apapun utk bertugas membantu Negara ini, krn yg dibutuhkan kapasitas, kapabilitas. Budi Gunadi Sadikin dipilih jd Menkes krn dipandang mampu."

"Msh ingat dulu seorang Dosen, Rektor jd Mendikbud tp tak bs kerja akhirnya dipecat?" tegas Ferdinand,

Sebenarnya, seperti apakah sosok Budi Gunadi Sadikin? Berikut profilnya seperti dinukil Liputan6.com.

Latar Belakang dan Pendidikan

Lahir di Bogor, 6 Mei 1964, Budi Gunadi Sadikin menempuh pendidikan Strata Satu atau S1 jurusan Fisika Nuklir di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1998 silam.

Kemudian, pria berusia 56 tahun ini berhasil menyelesaikan Sertifikasi Chartered Financial Consultant (CHFC) dan Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute pada 2004 silam.

 Jejak Karier

Karier Budi Gunadi Sadikin dimulai pada 1988 dengan menjadi Staf Teknologi Informasi di IBM Asia Pasifik, Tokyo, Jepang.

Ia kemudian dipindah ke IBM Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Systems Integration and Professional Services Manager.

Lalu, Budi Gunadi Sadikin memulai kariernya di sektor perbankan ketika bergabung dengan PT Bank Bali sebagai GM Electronic Banking pada 1994.

Selanjutnya karier Budi terus menanjak dengan menjadi Chief GM Jakarta Region dan Chief GM Human Resources hingga akhir 1999.

Budi kemudian melanjutkan karier baru di perbankan asing dengan bergabung di ABN Amro Bank Indonesia hingga akhir 2004.

Selesai itu, Budi melanjutkan kariernya di PT Bank Danamon Indonesia Tbk sebagai EVP Head of Consumer Banking dan Director Adira Quantum Multi Finance.

Budi pun lalu diangkat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri pada 23 Mei 2011 dan telah menjalani 2 periode jabatan. Oleh karena itu, sesuai dengan aturan yang ada, dia tidak bisa dipilih kembali.

Budi kemudian melepas jabatan sebagai Direktur Utama Bank Mandiri melalui Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada 21 Maret 2016. Untuk menggantikan Budi, pemegang saham Bank Mandiri menunjuk Kartika Wirjoatmodjo.

Kemudian, Budi ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) pada 2017 silam. Kementerian BUMN resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) mengenai pengangkatan Budi Gunadi Sadikin sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero)/Inalum pada Kamis, 14 September 2017.

Sebelum mendapat jabatan ini, Budi Gunadi Sadikin sempat menjabat posisi staf khusus Menteri BUMN sejak 2016.

Lalu pada 2019, Budi ditunjuk menjabat sebagai Wakil Menteri atau Wamen BUMN Kabinet Indonesia Maju. Ia juga saat ini mengemban tugas sebagai Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (Satgas PEN).

Budi bertanggungjawab membantu Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo di bidang Kesehatan.

Dan pada hari ini, Budi Gunadi Sadikin dipercaya Presiden Jokowi pada reshuffle kabinet untuk menjadi Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto.

 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto