Netral English Netral Mandarin
19:36wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Ferdinand Hutahaen: Pinjol Ilegal Lebih Bahaya dari Rentenir

Rabu, 13-Oktober-2021 14:30

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menindak tegas penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) atau biasa dikenal pinjaman online (Pinjol) ilegal yang telah merugikan masyarakat.

Sigit mengatakan perintah tindakan tegas itu merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan Pinjol. Pasalnya, hal itu telah merugikan masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Terkait hal itu mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH) mendukung instruksi Kapolri itu.

Ferdinand pun membenarkan, bahwa pinjaman online sangat meresahkan karena sudah banyak yang jadi korban.

"Pinjol ini memang meresahkan, sdh banyak rakyat kecil yang jadi korban," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Rabu (13/10/2021).

Lebih  lanjut Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) mengatakan pinjaman online ini lebih berbahaya dari rentenir.

"Pinjol ilegal ini lebih bahaya dari rentenir, sudah menipu, meneror pula, memberi iming2 kemudahan utk menjebak," ujarnya.

Di akhir cuitannya, Ferdinanad membenarkan tindakan yang dilakukan Kapolri tersebut.

"Kapolri sudah tepat memerintahkan jajarannya untuk memberantas pinjol ilegal tak berijin..!!," pungkasnya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani