Netral English Netral Mandarin
10:32 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
FZ Lebih Percaya Vaksin Gratis di Singapura, Ketimbang Sinovac yang Belum Jelas

Selasa, 15-December-2020 13:40

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon
Foto : Twitter
Legislator dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Legislator dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon (FZ) mengaku lebih percaya Vaksin Pfizer dibanding Vaksin Sinovac. FZ menegaskan, alasan pernyataannya adalah pertimbangan secara ilmiah. 

Diketahui FZ, Vaksin Pfizer diberikan gratis pada warga Singapura. Selain itu, Perdana Menteri Singapura juga siap menjadi yang pertama disuntik.

"Secara scientific, sy lebih percaya vaksin Pfizer yg akan diberikan gratis pd warga Singapura," kata FZ, dikutip dari cuitannya, Selasa (15/12/2020).



FZ lantas membandingkan dengan Vaksin Sinovac yang masuk ke Indonesia. Menurut FZ, vaksin tersebut belum jelas keamanan dan keampuhannya.

"Ketimbang Sinovac yg masuk Indonesia tp blm jelas keamanan n keampuhannya," tegas pria berkacamata itu. 

Seperti diketahui, ada sebanyak 1,2 juta Vaksin Covid-19 telah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta pada Minggu malam (6/12/2020). Vaksin buatan Sinovac tersebut, dibawa menggunakan pesawat carter kargo khusus dengan menempuh rute Beijing-Jakarta.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menjabarkan setibanya di Indonesia, vaksin segera mendapat persetujuan penggunaan pada masa darurat (Emergency Use Authorization – EUA) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikat kehalalan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Pemerintah hanya menyediakan vaksin yang terbukti aman dan lolos uji klinis sesuai rekomendasi dari WHO,” kata Menkes baru-baru ini.

Setelah vaksin Covid-19 mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM dalam rangka menjamin keamanan, kualitas dan efikasi vaksin, maka selanjutnya didistribusikan secara berjenjang, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota, dengan prosedur Cara Distribusi Obat yang Baik (CPOB) guna menjamin kualitas vaksin sampai diterima oleh masyarakat.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati