Netral English Netral Mandarin
10:39wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Gaet Pasar K-Pop, Armada Bikin Lagu Bahasa Korea dan Mandarin

Kamis, 04-Maret-2021 03:00

Grup Armada rlis album baru.
Foto : Antara
Grup Armada rlis album baru.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Grup band Armada mencoba hal baru dengan merilis lagu tunggal "Aku Di Matamu" dalam dua versi yakni bahasa Indonesia dan Korea.

Band yang terdiri dari Rizal (vokal), Mai (gitar) dan Andit (drum) ini mengatakan awalnya hanya mencoba-coba pakai bahasa asing. Tanpa diduga, hasilnya justru memuaskan.

"Awalnya iseng aja, si Rizal main-main aja isi vokal untuk take demo, liriknya belum jadi semua, hanya beberapa bait," kata Andit Rabu, (3/3/2021).

"Terus dia (Rizal) isi pakai bahasa Mandarin dan Korea, dia baca di google lirik lagu siapa lah enggak tahu, sambil dinyanyiin. Bercanda sambil dinyanyiin tapi hasilnya kok lucu juga," imbuh Andit.

Andit mengatakan "Aku Di Matamu" awalnya dinyanyikan dalam tiga versi Indonesia, Korea dan Mandarin. Namun saat rekaman, ahli bahasa Mandarin yang menemani proses pembuatan lagu tersebut mengatakan terdapat pelafalan yang tidak tepat sehingga bisa menimbulkan kesalahpahaman.

"Bahasa Mandarinnya enggak lulus, pas udah di-take terus didengarkan ke ahli bahasa Mandarin, katanya belum jelas," ujar Andit.

Andit melanjutkan, "Waktu kita recording, yang ngawasin juga bilang bahasa Mandarin itu susah, orang asli Mandarin aja belum tentu bisa, kalau nada dan tarikan napas beda artinya juga beda. Akhirnya kita take out."

Untuk penggunaan bahasa Korea, Armada juga meminta bantuan ahli bahasa dan dianggap sudah cukup tepat.

"Ini sesuatu yang baru kita coba, kita suka nyoba yang spontan aja dan kita biasanya enggak ngulang dua kali sih mau berhasil atau sukses enggak akan kita ulang," kata Andit.

Menyanyikan lagu dengan bahasa asing tentu bukan hal yang mudah. Menurut Andit, Rizal perlu mengulang berkali-kali sampai dapat menyanyikan dengan tepat.

"Sulit, enggak segampang itu. Itu proses rekamannya dari pagi sampai malam karena banyak yang diulang," ujar Andit.

Lagu "Aku Di Matamu" yang bercerita tentang seseorang yang ditinggalkan begitu saja dan tanpa alasan oleh orang terkasih.

"Kalau anak-anak muda sekarang bilang itu di-ghosting. Ini kita itu beresnya udah dari akhir 2019, jauh sebelum adanya pandemi. Awalnya di 2020 pertengahan mau keluar album, album keenamnya Armada, Alhamdullilah kita dapat pandemi," kata Rizal.

Awalnya Armada memang berniat merilis album penuh pada pertengahan tahun 2020. Album keenam tersebut sudah selesai mixing dan mastering, hanya tinggal menunggu waktu cetak.

Akan tetapi, pandemi membuat mereka harus mengubah rencana, dari yang awalnya rilis album di 2020 berganti menjadi rilis lagu tunggal satu per satu.

"Karena album tertunda akhirnya kita ngeluarin single tapi akan menuju album. Selama pandemi ini kita keluarin per single karena kalau enggak ngeluarin apa-apa kan kasihan penggemar," ujar Andit, drummer Armada.

"Jadi ini sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai musisi, tetap harus ngeluarin single walau saat pandemi," imbuhnya.

Andit mengatakan pandemi tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Meski hanya sebuah single, setidaknya Armada berusaha untuk tetap hadir menghibur penggemar yang berada di rumah.

"Kalau dari sisi bisnis kan sebenarnya kalau pandemi gini enggak ada bagus-bagusnya untuk mau ngeluarin rilis, tapi ya udahlah sebagai musisi kita tetap harus berkarya, harus ngeluarin sesuatu, bakal meledak, viral atau biasa aja, kita serahkan aja ke Allah," kata Andit, dilansir Antara.

Armada berharap album keenamnya bisa dirilis paling lama akhir tahun ini. "Aku Di Matamu" sendiri merupakan lagu tunggal kedelapan milik Armada sebelum menuju album penuh.

"Kita sebelum ini ada 'Awas Jatuh Cinta', dalam jangka berapa bulan kita selalu rilis single. Kalau enggak pandemi, rilis dua sampai tiga single udah langsung album," ujar Andit.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani