Netral English Netral Mandarin
08:59wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Gagal Demo, Bandar Rugi, Buzzer Dituduh, Ferdinand: Kebaca Gerak-Gerikmu Pak Tua!

Rabu, 28-Juli-2021 00:00

Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH)
Foto : Istimewa
Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH)
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, aksi bertajuk 'Jokowi End Game' batal digelar gara-gara buzzer.

Digagalkannya demo Jokowi End Game oleh buzzer, kata Ferdinand, membuat 'bandar' rugi lantaran sudah mengeluarkan biaya operasional aksi tersebut.

Akhirnya, lanjut Ferdinand, bandar pun meradang dan menuding buzzer sebagai sumber kekacauan.

Hal tersebut disampaikan Ferdinand melalui akun Twitter-nya, @FerdinandHaean3, Selasa (27/7/2021).

"Gara-gara Buzzer, Aksi Demo BATAL dan GAGAL. Bandar rugi sudah keluar operasional, akhirnya ditudinglah buzzer sebagai sumber kekacauan..!!" kata Ferdinand.

Ferdinand menyebut si bandar adalah seorang 'pak tua'. Ia mengatakan, gerak-gerik pak tua itu sudah kebaca.

"Hahahaha…!! Kebaca langkah dan gerak gerikmu pak tua..!!," sindir Ferdinand tanpa menyebut siap nama pak tua itu.

Sebelumnya, poster Seruan Aksi Nasional bertajuk 'Jokowi End Game' beredar luas media sosial. Poster tersebut berisi ajakan kepada masyarakat untuk demo menolak kebijakan PPKM dan menghancurkan oligarki istana.

Dalam poster itu, disebutkan aksi Jokowi End Game digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Sabtu (24/7/2021).

“Seruan Aksi Nasional Jokowi End Game: mengundang seluruh elemen masyarakat!! Untuk turun ke jalan menolak PPKM dan menghancurkan oligarki istana beserta jajarannya,” demikian bunyi seruan dalam poster itu.

Namun, rencana aksi 'Jokowi End Game' yang heboh di media sosial itu cuma isapan jempol belaka. Pasalnya, pada Sabtu kemarin, tidak terlihat massa yang menggelar demo di sekitar kawasan Istana Negara.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati