Netral English Netral Mandarin
03:03wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Gak Wajar Kematian Rakyat oleh Covid, Ini Azab karena HRS Dipenjara? Ade: Gara-Gara Beragama Tanpa Otak

Sabtu, 17-Juli-2021 21:07

Ade Armando
Foto : Kolase Netralnews
Ade Armando
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seorang warganet dengan nama akun Twitter LisaAmartatara @Lisaamartatara4 mengaitkan pandemi covid yang merajalela dengan tindakan pemenjaraan terhadap Habib Rizieq Shihab.

“Apakah ini Azab dari Tuhan krn negara memenjarakan HRS terkait Covid???” katanya, Sabtu, 17 Juli 2021.

“Mari Tobat Pak @jokowi harus menunggu berapa Jiwa  lagi jatuh korban krn  Covid ini??? Sudah gak wajar ini kematian rakyat kita...,” imbuhnya.

Karena merasa geram, Dosen Universitas Indonesia Ade Armando membalas keras.

“Bu, lonjakan ini terjadi ibu dkk nggak mau dikasih tahu jangan lebaran, jangan mudik, ... Gara-gara beragama tanpa otak, kita semua jadi korban,” kata Ade Armando.

Sementara untuk hari ini, Sabtu 17 Juli 2021, diberitakan bahwa peningkatan kasus Covid-19 di dalam negeri masih terus tinggi, bahkan kenaikan ini masih belum menunjukkan tanda-tanda melandai.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sejak Jumat (16/7/2021) pukul 12.00 hingga hari ini Sabtu (16/7/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah kenaikan kasus baru mencapai 51.952 pasien. Jumlah ini menjadikan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 2.832.755 kasus.

Sedangkan jumlah angka kematian dalam 24 jam terakhir mencapai 1.092 orang. Total kematian akibat Covid-19 sejak tahun lalu telah mencapai 72.489 orang.

Dari sisi kesembuhan, bertambah sebanyak 27.903 orang dalam satu hari ini. Sehingga total orang yang sembuh dari Covid-19 saat ini sudah mencapai 2.232.394 orang.

Adapun kasus aktif per hari ini mencapai 527.872 kasus. Kasus aktif merupakan pasien Covid-19 yang saat ini masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto