Netral English Netral Mandarin
02:15wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Gambar CCTV Menkes Inggris Ciuman Bocor ke Publik, Kok Bisa?

Jumat, 16-Juli-2021 07:15

Surat kabar The Sun memuat gambar yang menampilkan mantan menteri kesehatan Matt Hancock sedang mencium seorang penasihat di kantornya.
Foto : Evening Standard
Surat kabar The Sun memuat gambar yang menampilkan mantan menteri kesehatan Matt Hancock sedang mencium seorang penasihat di kantornya.
17

LONDON, NETRALNEWS.COM - Badan pengawas data Inggris mengatakan pihaknya telah menyita sejumlah komputer dalam penyelidikan bocornya gambar dari kamera pengawas atau CCTV yang menampilkan mantan menteri kesehatan Matt Hancock sedang mencium seorang penasihat di kantornya.

Hancock mengundurkan diri dari jabatannya pada Juni setelah gambar dari kamera pengawas tentang ciuman sang menteri, yang melanggar aturan COVID-19 saat itu, dimuat oleh suratkabar The Sun.

Pada Kamis (15/7/2021) Kantor Komisioner Informasi (ICO) mengatakan komputer pribadi dan peralatan elektronik disita untuk mengetahui bagaimana gambar dari CCTV itu bisa jatuh ke tangan publik.

Perusahaan yang menangani kamera pengawas di kementerian kesehatan telah melaporkan kebocoran data kepada pengawas. Mereka mengatakan gambar tersebut diambil tanpa sepengetahuan mereka ataupun kementerian kesehatan.

"Adalah sangat penting bahwa semua orang, termasuk pegawai kantor pemerintah dan anggota masyarakat yang berinteraksi dengan mereka, memiliki kepercayaan dan keyakinan tentang perlindungan data pribadi mereka," kata Steve Eckersley, Direktur Penyelidikian ICO.

"Dalam keadaan ini, ICO akan bereaksi dengan cepat dan efektif untuk menyelidiki jika ada risiko orang lain telah mendapatkan data pribadi secara tidak sah. Kami sedang melakukan penyelidikan dan tidak akan berkomentar lebih jauh sampai mendapat kesimpulan."

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli