Netral English Netral Mandarin
13:31wib
Hampir seluruh negara di dunia meningkatkan pembatasan Covid-19 ketika kasus varian Delta melonjak, yang tidak sedikit orang menentangnya. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu berupaya melawan pandemi Covid-19.
Ganjar – PDIP Memanas, FH: Ganjar Didukung Publik dan Akar Rumput, Bisa Jadi Masukan Buat Bu Mega

Minggu, 23-Mei-2021 22:00

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Suhu politik di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saat ini tengah panas setelah kritik keras diarahkan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Namun, pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean merasa Ganjar bisa punya nasib sama seperti Joko Widodo dulu. 

Pasalnya, ia juga didukung publik dan akar rumput untuk menjadi calon presiden. 

“Dukungan publik dan akar rumput terhadap mas @ganjarpranowo pasca tidak diundangnya hadir pada acara yang dihadiri Puan, akan menjadi masukan penting bagi PDIP dan Bu Mega ttg suara rakyat.

Pola ketika 2014 menunjuk @jokowi akan sgt mgkn terulang kpd Mas Ganjar. Politik mmg unik,” tulis Ferdinand di akun Twitternya, Minggu (23/5/2021).

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto, mengingatkan Ganjar Pranowo akan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) yang belum berakhir. Karena itu, menurutnya, tak elok jika Ganjar menunjukkan sinyalemen akan maju menjadi calon presiden.

"Tugas Pak Ganjar kali ini adalah menjadi gubernur sampai 2023. Itu tugas yang diberikan oleh Ibu Ketua Umum," kata Bambang kepada wartawan, Minggu (23/5/2021).

Politikus yang akrab disapa Bambang Pacul itu juga mengingatkan Ganjar untuk meminta izin kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sebab, kata dia, selama ini Ganjar bergerak tanpa arahan sang ketum.

"Tugasnya adalah menjadi gubernur. Kalau sudah selesai gubernur, kemudian dia lapor kepada Ibu Ketua Umum. 'Ibu Ketua Umum boleh nggak saya nyalon presiden? Menjadi calon presiden? Kalau Bu Ketum mengatakan, 'silakan Njar', maka tentu kasih kode saya dong. 'Ganjar itu mau nyalon presiden'," ujarnya.

"Saya tanyakan kepada yang dekat sama Ibu, 'ini sudah dapat izin belum?' 'Ya belum, nggak ada izin itu'. 'Dia sudah minta izin Ibu belum?' 'Belumlah'. Lha belum og. Nek belum kan menyusahkan saya," imbuh Bambang.

Karena itu, Bambang pun mengingatkan Ganjar akan tugasnya sebagai gubernur yang belum berakhir. Dia juga mengingatkan Ganjar agar tak berjalan tanpa perintah Ketum PDIP.

"Tugasnya kan berakhir 2023. Kalau Ganjar ingin menjadi capres harus mendapat izin dari Ibu Ketua Umum. Karena kewenangan kan ada di Ibu Ketua Umum. Kalau ini belum dapat izin tapi running duluan, ini namanya mblandang. Ini nanti menyusahkan saya," ungkap dia.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati