Netral English Netral Mandarin
09:56wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Ganjar Tanggapi Tudingan Vaksin Pembunuh Massal, Netizen: Bener, RI Bukan Darurat Covid tapi Darurat Kewarasan

Rabu, 14-Juli-2021 07:45

Gubernur Ganjar Pranowo
Foto : Jateng.go
Gubernur Ganjar Pranowo
31

SEMARANG, NETRALNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Panowo angkat bicara menanggapi video viral yang menyebut-nyebut bahwa vaksinasi Covid-19 untuk pembunuh massal. 

Warganet ikut bersuara menanggapi berita tersebut. Akun FB Mak Lambe Turah, menilai saat ini banyak masyarakat Indonesia yang memang sedang darurat kewarasan. 

MLT: “Morning gaisss. Bener deh Indonesia itu bukan darurat covid tapi darurat kewarasan.”

Cuitan MLT memberikan bisa dipahami pasalnya baru-baru ini beredar video putra ulama karismatik KH Maimoen Zubair, Muhammad Najih Maimoen alias Gus Najih menuding program vaksinasi yang digalakkan pemerintah merupakan bentuk pembunuhan massal viral di media sosial.

Viralnya video Gus Najih itu diunggah di akun Instagram @jokersupriadi. Video itu berdurasi 2 menit 36 detik.

"Itu kitanya yang disuruh korban. Tadi sudah ada video Indonesia mendukung pembantaian massal ini. Berarti Indonesia dijajah, Cina memang mau menjajah Indonesia, Cina mau menguasai menggantikan orang pribumi dengan mereka," ujar Gus Najih, Selasa (13/7).

Tak hanya itu, kakak kandung Wakil Gubenur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen ini juga mengatakan, vaksin corona yang disuntikkan kepada presiden dan menterinya adalah vaksin palsu.

"Presiden, menteri, menteri ini sudah vaksin jelas vaksinnya itu boong-boongan. Mau dibantai kita tapi tidak lewat perang tapi lewat vaksin," ujar Gus Najih.

Merespons unggahan video tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo awalnya berseloroh, "Tanyakan itu ke Wagub," kata dia. Namun, Ganjar meluruskan bahwa vaksinasi COVID-19 adalah sesuatu yang baik.

"Vaksinasi kan terbukti bagus (bukan pembunuhan massal)," ujar Ganjar di kantornya, Selasa (13/7).

Ganjar pun meminta seluruh pihak dapat seluruh pihak dapat mendukung program nasional tersebut.

"Mudah-mudahan semua mau mendukung dengan narasi dan kalimat baik," ujar dia. Ganjar tak menjawab lebih lanjut saat ditanya upaya mengedukasi vaksinasi agar terhindar dari penjelasan-penjelasan yang mispersepsi.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati