Netral English Netral Mandarin
06:18 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Ini Penjelasan Garuda Terkait, Pembatalan Penerbangan ke Arab Saudi

Rabu, 23-December-2020 13:00

Garuda Indonesia lakukan pembatalan penerbangan ke Arab Saudi.
Foto : Garuda Indonesia
Garuda Indonesia lakukan pembatalan penerbangan ke Arab Saudi.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Garuda Indonesia membatalkan  jadwal layanan penerbangan  ke Arab Saudi.  Pembatalan tersebut dilakukan menyusul adanya restriksi layanan penerbangan internasional ke Arab Saudi yang dikeluarkan oleh otoritas penerbangan Arab Saudi, yang mulai diberlakukan pada 21 Desember 2020.

Adapun saat ini Garuda Indonesia terus melakukan komunikasi intensif dengan otoritas terkait guna memastikan hal hal yang perlu  diantisipasi menyusul pembatasan operasional layanan penerbangan tersebut

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, mengatakan pihaknya percaya ditengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, hak penumpang tentunya akan senantiasa menjadi prioritas utama yang terus kami kedepankan.



“Untuk Itu, kami telah menerapkan kebijakan fleksibilitas penyesuaian rencana perjalanan yang kami harapkan dapat memberikan keleluasan bagi penumpang Garuda yang akan merencanakan ulang jadwal penerbangannya ke Tanah Suci dengan sebaik mungkin. Fleksibilitas tersebut diberlakukan dengan memastikan penumpang dapat melakukan reschedule dan perubahan rencana penerbangan tanpa adanya biaya tambahan,” tutur Irfan dalam siaran persnya, Rabu, (23/12/2020).

"Pada kesempatan ini, kami juga turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak atas kondisi ini. Tentunya kami harapkan layanan penerbangan menuju Arab Saudi dapat kembali dibuka dalam waktu dekat sehingga penumpang yang telah merencanakan penerbangan jauh jauh hari ke Tanah Suci bisa segera kembali terbang", jelas Irfan.

"Garuda Indonesia juga tengah mempersiapkan opsi kesiapan operasional  untuk mengangkut Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini tengah berada Arab Saudi. Adapun langkah tersebut saat ini sedangkan kami koordinasikan secara intensif bersama otoritas terkait", tutup Irfan.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani