Netral English Netral Mandarin
23:46wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Gaungkan Komitmen Sumpah Pemuda untuk Mendorong Semangat Restorasi Kehidupan Bernegara

Kamis, 28-Oktober-2021 19:40

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat
Foto : Istimewa
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Penguatan komitmen Sumpah Pemuda harus terus dilakukan untuk mendorong semangat restorasi anak bangsa dalam mewujudkan kehidupan bernegara yang lebih baik di masa datang.

Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 yang jatuh pada Kamis, (28/10/2021).

"Di era saat ini, komitmen kita untuk bertanah air, berbangsa dan berbahasa  Indonesia yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda harus terus diperkuat sebagai pijakan kita untuk menjawab tantangan di masa depan," kata Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, hari ini.

Menurutnya, semangat restorasi yang bermakna upaya perubahan untuk menjadi lebih baik harus terus didorong dengan nilai-nilai kebersamaan, persatuan dan gotong-royong seperti yang digaungkan saat Sumpah Pemuda pada 1928 lalu.

Untuk melakukan perubahan, tegas Lestari, harus dilakukan bersama. Apalagi, saat ini kerap mengemuka sikap-sikap warga negara yang mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok daripada kepentingan bangsa.

Lestari mengatakan, keengganan sebagaian orang dan kelompok untuk mematuhi sejumlah peraturan dalam pengendalian Covid-19 misalnya, seperti kewajiban untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan dengan sabun, memperlihatkan mulai lunturnya semangat kebersamaan kita sebagai satu bangsa.

Lebih jauh, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menjelaskan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda harus terus digaungkan untuk kemudian diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Mempertahankan pengamalan nilai-nilai luhur, seperti yang dideklarasikan pada Sumpah Pemuda merupakan langkah yang strategis untuk memperkuat karakter bangsa Indonesia," ujar Rerie, sapaan akrab Lestari.

Karenanya, ungkap Rerie, di era globalisasi ini persaingan antarbangsa semakin terbuka dan hanya bangsa yang memiliki karakter kuat dan mampu mengatasi berbagai tantangan yang mampu keluar sebagai bangsa pemenang.

Rerie menegaskan, komitmen untuk bertanah air dan berbangsa yang satu yaitu Indonesia, serta berbahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa, merupakan awal pembentukan karakter bangsa yang kuat.

"Nilai-nilai Sumpah Pemuda mampu membawa anak bangsa untuk lebih peduli dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa, sebagai bekal kita melakukan perubahan menuju kehidupan berbangsa yang lebih baik lagi di masa datang," pungkasnya.

 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi