• News

  • Gayahidup

Ini Cara Alumni USU Jakarta Merawat Kebangsaan

Alumni USU di Jakarta gelar Konser Kebangsaan.
Dok Panitia
Alumni USU di Jakarta gelar Konser Kebangsaan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Alumni Universitas Sumatera Utara (USU) yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya, menggelar konser untuk memperkokoh komitmen persatuan dan persaudaraan Indonesia. Konser Kebangsaan Medan Tunggal Ika, digelar pada hari Sabtu (14/9) di Jakarta.

Pelaksanaan konser itu dimaksudkan untuk mengakrabkan kembali hubungan persaudaraan sesama anak bangsa.

Alumnus USU Nainggolan menyatakan,  Pasca perhelatan politik yang baru lalu, hubungan persaudaraan dan kekeluargaan di daerap dan di perantauan mengalami dampak yang kurang baik". "Ada komunikasi yang retak, bahkan tidak sedikit yang menuai bibit perpecahan."

Marolop Nainggolan

Kota Medan, merupakan asal para Alumni USU, kota yang damai, kota yang toleran menerima perbedaan dari berbagai latar belakang penduduk. "Para Alumni USU ingin mengajak kita semua untuk merawat rasa kebersamaan, kesetiakawan dalam upaya merawat kebangsaan Indonesia", lanjut Marolop. "Dari Medan, kami datang untuk Indonesia. Alumni USU tetap berkomitmen menjaga dan mengawal persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)", jelas Marolop..

Di wilayah Jakarta terdata tidak kurang dari 5235 Alumni USU, tersebar pada berbagai profesi.

Konser Kebangsaan Medan Tunggal Ika itu, dihadiri pejabat Universitas Sumatera Utara, para Alumni USU dan keluarganya, serta perwakilan alumni-alumni kampus lainnya baik dari Medan maupun dari Provinsi lainnya.

Aldentua Siringo-ringo, Ketua Panitia dan Produser Konser Kebangsaan Medan Tunggal Ika, menyatakan: "Merupakan hal penting bagi semua elemen USU maupun masyarakat Indonesia, mengembangkan potensi budaya". "Ternyata sangat efektif menunjukkan betapa saling mencintainya masyarakat Nusantara dengan sesamanya", lanjutnya.

Konser Kebangsaan ini adalah pertunjukan drama musikal yang menampilkan lagu, tari dan gerak tentang perjuangan kemerdekaan dari penjajah Belanda, pendudukan Jepang. Perang kemerdekaan sampai kehadiran tentara Siliwangi menjaga kesatuan NKRI di Medan Sumatera Utara.

Lagu Butet, Erkata Bedil dari Karo, Lagu Medan Sayang Irama Deli, Simalungun dan berbagai Tarian Nusantara.

Disutradarai Paulus Simangunsong dan musik tradisional digarap Guru Gondang Martahan Sitohang dan Arnold. Dikemas dengan apik dengan bintang stand up comedy Rony Dozer dan para aktor lainnya. Dengan penyayi cilik Lewi Manihuruk, penyanyi tenor Pharel Jonathan Silaban dan RnB Trio.

Di akhir pagelaran, digelar pengundian door price yang terdiri dari satu unit mobil, sepeda motor dan sepuluh buah smartphone.

Konser Medan Tunggal Ika mengingatkan perjuangan bersama merebut kemerdekaan dan kini kita harus menjaga persatuan dan kesatuan kita.

Medan adalah kita. Kita adalah Indonesia.

Editor : Sulha Handayani