Netral English Netral Mandarin
17:57wib
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengingatkan pemerintah agar tak mengangkat anggota TNI atau polisi aktif sebagai penjabat gubernur. Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menyatakan sebanyak 58,1 persen masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo.
Geger Aksi Massa di Madura Sweeping Produk Israel di Toko Swalayan, Netizen: Bodohnya Makin Kelihatan

Jumat, 21-Mei-2021 09:28

Aksi sweeping massa bernama GAPURA
Foto : Fatualnews.com
Aksi sweeping massa bernama GAPURA
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aksi sweeping produk Israel di toko swalayan oleh massa di Pamekasan Madura bikin heboh warganet. Banyak yang mengecam bahkan ada yang menyebut sebagai aksi kebodohan.

Hal ini tercermin di akun FB Mak Lambe Turah, Jumat 21 Mei 2021.

MLT: “Ttrus masih pake Watsap, FB dan IG?”

Ali Nursea: “Ada sodara sodara elu yg kerja di Coca-Cola woy. Mikir!”

Muhlis Ae Lah: “Boikot itu cukup dengqn tidak membeli bukan mennyegel...sesekali jadi orang smart to.”

MilSas: “Ndagel yo mak.”

Dave: “Bodohnya makin kelihatan. Pemerintah berangkatkan lah mereka biar berkurang beban negara.”

Rotua: “Ya ampuuunnn...yg jd susah disini siapa..tetangga atau org2 yg sekampung dia jg.”

Untuk diketahui, massa mengatasnamakan Gerakan Pemuda Madura (Gapura) menggelar sweeping dan menyerukan boikot produk Israel, Kamis (20/5/2021).

Aksi sweeping itu menargetkan sejumlah toko retail modern dan swalayan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Massa aksi sweeping itu diklaim sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina. Sepanjang perjalanan, massa menyerukan boikot produk buatan Israel dan Amerika menggunakan alat pengeras suara. Massa juga mengibarkan bendera Palestina dan Indonesia.

Aksi tersebut mendapatkan pengawalan ketat aparat TNI dan Polri. Sejumlah massa tampak menggelar orasi di depan toko retail modern secara bergantian. Selanjutnya, mereka melakukan sweeping produk yang dijual di toko tersebut.

"Kami sudah mengamankan beberapa produk yang dimaksud. Sudah diamankan dalam boks dan tidak memasang di rak (etalase)," kata Supervisor toko retail modern, Khairul Rahman dikutip dari Suarajatimpost.com media jejaring Suara.com, Kamis.

Selanjutnya massa aksi bergerak ke dua swalayan. Aksi sweeping kemudian berakhir di kawasan Gadin Pamekasan.

Ketua Umum Gapura, Abd Razak mengatakan bahwa gerakan seruan memboikot produk Israel dan Amerika dilakukan sebagai bentuk dukungan moral terhadap Palestina.

"Dengan membeli produk yang bersumber dari Israel sudah mendukung penjajahan dan memakan darah daging saudara Palestina," kata Abd Razak.

Maka, lanjut dia, dengan berhenti membeli produk Israel, masyarakat Indonesia sudah turut berperang melawan Israel dan Amerika sebagai negara pendukung zionis.

"Kami akan terus memantau beberapa produk yang diserukan untuk diboikot hingga waktu yang belum ditentukan," pungkasnya dinukil Suara.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati