Netral English Netral Mandarin
11:15wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Geger Cat Pesawat Presiden, Eko: Dulu Rakyat Indonesia Merobek Bendera Belanda, Orang PD Ambil Birunya

Rabu, 04-Agustus-2021 09:17

Eko Kuntadhi
Foto : Kolase Netralnews
Eko Kuntadhi
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polemik pengecatan Pesawat Kepresidenan masih ramai menjadi pergunjingan warganet. 

Eko Kuntadhi ikut angkat bicara bahkan menyindir Partai Demokrat dengan mengungkit sejarah Indonesia.

“Waktu dulu lepas dari Belanda. Rakyat Indonesia merobek bendera Belanda. Kita mengambil warna merah putihnya sebagai bendera. Orang2 PD ngambil warna birunya,” kata Eko Kuntadhi, Rabu 4 Agustus 2021.

“Makanya ketika pesawat kepresidenan  diubah warna dari biru jadi merah putih. Mereka malah mencak-mencak,” imbuhnya. 

Untuk diketahui, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang mendadak berganti warna menjadi merah putih dari sebelumnya berwarna putih biru, ramai jadi perbincangan masyarakat.

Penampilan baru pesawat kepresidenan itu pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @adhimas_aviation. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, juga telah membenarkan adanya pengecatan ulang pada pesawat kepresidenan.

Seperti yang diketahui, pesawat kepresidenan A-001 Boeing 737-8U3 (BBJ2) sebelumnya memiliki warna putih dan biru. Rupanya, pemilihan warna tersebut tak sembarangan. Melainkan ada beberapa alasan yang mendasarinya. Berikut informasi selengkapnya:

Menanggapi ramainya kabar terkait perubahan warna pesawat kepresidenan, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono membenarkan adanya pengecatan ulang pesawat kepresidenan.

Menurutnya, rencana pengecatan ulang tersebut sudah direncanakan sejak tahun 2019 lalu untuk menyambut perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2020.

"Benar, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau Pesawat BBJ 2 telah dilakukan pengecatan ulang, Proses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ. Namun, pada tahun 2019 pesawat BBJ 2 belum memasuki jadwal perawatan rutin sehingga yg dilaksanakan pengecatan terlebih dahulu untuk Heli Super Puma dan pesawat RJ, kata Heru dalam pesan singkat, Selasa (3/8).

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati