Netral English Netral Mandarin
21:58wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Geger Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Selaput Dara Amalia Tak Rusak, Netizen Tebak Pelakunya

Sabtu, 21-Agustus-2021 08:55

Polisi memeriksa TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang
Foto : Pojoksatu
Polisi memeriksa TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang
23

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian tentang kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang mulai ada titik terang. 

Salah satunya adanya indikasi kedekatan antara pelaku dengan korban. Dari hasil visum, selaput dara anak tak koyak, tak ada kerusakan rumah, dan ada bercak darah di pakaian salah satu saksi. 

Di akun FB Mak Lambe Turah, banyak netizen malah mengaku bisa menebak siapa pelakunya mesti tidak menyebut langsung siapa yang dimaksud. 

MLT: “Pelaku Sebenarnya pembaca juga udah bisa menebak pelakunya...tp nanti tunggu deh pers konper.”

Ani Purbalingga: “Dagdigdugder plkuny sekrng.”

Susi Fey: “Apa pelakunya yg aku duga itu ya mak”.

Moris: Pelakunya s….."

Sebelumnya diberitakan, Polisi mulai mendapatkan petunjuk ciri-ciri pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang yang jasadnya ditemukan di bagasi Aplhard.

Itu didapat berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Satu per satu fakta pun didapat Polres Subang untuk menguak misteri pembunuhan atas Tuti Herawati alias Enung (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Dinukil Pojoksatu, berikut sejumlah fakta yang dirangkum berdasarkan keterangan dari polisi:

1. Tidak ada Kerusakan

Berdasarkan olah TKP, polisi sama sekali tidak menemukan adanya kerusakan pada jendela maupun pintu rumah korban.

Baik di bagian depan maupun bagian depan.

Hal itu sekaligus menggugurkan dugaan pencurian atau perampokan.

2. Diduga Orang Dekat

Atas fakta itu, Kapolres Subang AKBP Sumarni menyebut, kuat dugaan antara korban dan pelaku pembunuhan sudah saling kenal.

“Tidak ada tanda-tanda curat atau curas. Artinya (diduga) pelaku orang yang mengenali korban,” ungkap mantan Kapolres Sukabumi Kota ini, Kamis (19/8/2021).

Dugaan juga mengarah bahwa pelaku tidak asing dengan keadaan di dalam rumah korban.

“Diduga pelaku ini mengenal dengan korban dan sudah mengetahui situasi dari dalam rumah korban,” sambungnya.

3. Selang 5 Jam

Sementara, bedasarkan pemeriksaan dan autopsi pada jenazah Tuti dan Amalia, polisi juga menemukan sejumlah fakta.

Bahwa, antara Tuti dan Amalia, dihabisi pelaku di waktu yang berbeda.

Sang ibu diperkirakan dihabisi sekitar pukul 00.00 WIB atau tengah malam.

Sedangkan Amalia, baru dihabisi setelah lima jam berselang.

“Diduga korban (Amalia) meninggal pukul 04.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB pagi, kemudian yang ibunya diperkirakan lima jam sebelumnya,” ungkap Sumarni.

4. Tidak Ada Tanda Persetubuhan

Sumarni menyatakan, autopsi juga tidak menemukan adanya indikasi persetubuhan atau kekerasan seksual yang dialami korban.

Baik pada tubuh Tuti maupun Amalia.

“Selaput daranya (Amalia) masih utuh. Jadi tidak ada indikasi persetubuhan,” beber mantan penyidik KPK ini.

5. Sakit Hati

Atas sejumlah temuan itu, polisi untuk sementara menyimpulkan bahwa besar kemungkinan pelaku pembunuhn ibu dan anak ini adalah sakit hati.

Mulai dari tidak adanya barang berharga yang hilang, sampai tidak ditemukannya kerusakan pada jendela atau pintu rumah.

Akan tetapi, polisi hingga kini masih mencari keberadaan telepon selular Amalia.

“Dari hasil olah TKP tak ada barang korban yang hilang, kecuali HP anak perempuannya yang masih terus kita cari,” ungkap Sumarni.

6. Berkelahi

Polisi juga menduga kuat bahwa sebelum dihabisi, kedua korban lebih dulu berkelahi dengan pelaku.

“Pelaku (pembunuhan) tidak menimbulkan kerusakan. Posisinya sempat berantem juga kalau dilihat dari TKP,” ungkap Kasat Reskrim Polres Subang, AKP M Zulkarnaen, Kamis (19/8/2021).

Kendati demikian, pihaknya hingga kini masih belum mengetahui persis motif pelaku menhabisi kedua korban.

Namun diduga kuat bahwa antara pelaku dan korban sudah sama-sama saling mengenal.

“Yang pasti korban kenal dengan pelaku,” kata Zulkarnaen.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli