Netral English Netral Mandarin
03:27wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Gejala Bervariasi, Ini Cara untuk Menghindari Jamur Hitam!

Selasa, 27-Juli-2021 19:55

Hindari infeksi jamur hitam.
Foto : Healthcentre
Hindari infeksi jamur hitam.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM –Jamur hitam merupakan suatu bentuk infeksi yang disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut mucormycetes. Infeksi ini sering mempengaruhi sinus, paru-paru, kulit dan juga otak. 

Di situasi Pandemi Covid-19 seperti saat ini, jamur hitam bisa menyerang pasien Covid-19 atau mereka yang sedang dalam masa penyembuhan dari Covid-19. Gejalanya pun bervariasi, mulai dari batuk ringan yang tidak kunjung sembuh, menyerang otak, mata dan muncul di kulit. 

“Obat antiradang seperti dexamethasone dan methylprednisolone kerap digunakan untuk meredakan peradangan pada pasien Covid-19  atau pada orang punya gejala perpanjangan. Tapi ingat, jangan gunakan obat ini tanpa petujnjuk dokter,” kata dr Vito, dikutip dari penjelasannya, Selasa (27/7/2021). 

Apabila dilanggar, dampaknya, jamur yang sebenarnya tidak berhabaya dapat menyerang tubuh yang sedang lemah akibat infeksi virus. Jamur juga bisa menyerang tubuh akibat minum steroid jangka panjang tanpa petunjuk dokter. 

“Jangan minum obat paket Covid-19 (tanpa petunjuk dokter),” tegas dr Vito. 

Pernyataan dr Vito sejalan dengan keterangan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Infeksi jamur hitam biasanya mempengaruhi orang dengan masalah kesehatan, salah satunya seperti Covid-19. Infeksi juga bisa terjadi pada mereka yang menggunakan obat-obatan yang dapat menurunkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. 

Dilansir dari laman WebMd, infeksi jamur hitam bisa terjadi pada siapa saja dan usia berapa saja. Kebanyakan orang akan bersentuhan dengan jamur di beberapa titik dalam kehidupan sehari-hari mereka. 

Infeksi ini juga bisa terjadi pada mereka yang memiliki kondisi diabetes, HIV/AIDS, dan kanker. Keadaan ini juga berisiko terjadi pada mereka yang lahir prematur atau berat badan rendah saat dilahirkan, gizi buruk, dan orang yang melakukan transplantasi organ tubuh maupun stem cell. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani