Netral English Netral Mandarin
11:31wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Gempa Bumi M 6,7 di Selatan Jawa, Ini Wilayah yang Terdampak Guncangan

Sabtu, 10-April-2021 16:18

Ilustrasi gempa
Foto : Istimewa
Ilustrasi gempa
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa pada Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat Lintang Selatan (LS) dan 112,48 Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada kedalaman 80 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menyebut gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/4/2021).

Bambang memastikan, berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Adapun guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Turen V MMI, di mana getaran dirasakan hampir semua penduduk dan orang banyak terbangun, yaitu daerah Karangkates, Malang, Blitar IV MMI.

Kemudian di Kediri, Trenggalek, Jombang III-IV MMI, Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Yogyakarta, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran, Denpasar III MMI getaran dirasakan nyata dalam rumah atau terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Sedangkan di Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, Banjarnegara II, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," jelas Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati