Netral English Netral Mandarin
03:35wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Gempa M 6,5 Guncang Tojo Una-Una, Warga Diminta Jauhi Pantai

Senin, 26-Juli-2021 23:06

Gempa guncang Toja Una Una.
Foto : BMKG
Gempa guncang Toja Una Una.
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Senin malam (26/7/2021), pukul 19.09 WIB.

Gempa ini berkekuatan magnitudo (M) 6,5. Lebih besar dari gempa yang terjadi pukul 10.52 WIB pagi tadi dengan magnitudo 5,9.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una melaporkan guncangan kuat selama 3 detik dirasakan warga. Saat gempa terjadi, warga panik hingga keluar rumah.

Pantauan BPBD menyebutkan warga mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi di Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota. Jaringan listrik masih diberitakan padam dan belum ada laporan kerusakan pascagempa.

Hal serupa dirasakan warga di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Gempa dirasakan kuat selama 3 detik, warga sempat panik keluar rumah. Pascagempa BPBD setempat melakukan pemantauan di lapangan.

BPBD Kabupaten Banggai juga melaporkan guncangan kuat dirasakan warganya. Mereka juga mengalami kepanikan, namun demikian kondisi sudah normal Kembali. Belum ada laporan kerusakan dari BPBD setempat.  

Sedangkan kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity menunjukkan V-VI MMI di Ampana, V MMI di Poso dan Morowali, III- IV MMI di Bolaang Mongdow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kotamobago, Buol dan Bone, II – III MMI di Bobong, Konawe Utra, Tomohon, Manado, Kolaka Utara dan Masamba, serta II MMI di Mamuju Tengah dan Polewali.

Parameter VI MMI mendeskripsikan getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan, sedangkan V MMI menggambarkan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Parameter gempa menunjukkan pusat gempa terjadi 59 km timur laut Tojo Una-Una dengan kedalaman 10 km. Titik gempa ini berada di laut. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak berpotensi tsunami. Sedangkan gempa yang terjadi pada Senin pagi, pukul 10.52 WIB, pusat gempa berada 55 km timur laut Tojo Una Una dengan kedalaman yang sama, 10 km.

Dilihat dari jenis dan mekanisme gempa bumi, fenomena yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi karena sesar Lokal. Analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan normal atau normal fault.

"Hingga pukul 19.40 WIB, hasil monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa susulan atau aftershock sebanyak satu kali dengan M3,4," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Senin malam.

Menyikapi parameter gempa, BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD di wilayah yang merasakan guncangan kuat gempa.

"Sedangkan BMKG memberikan rekomendasi kepada masyarakat di Pesisir Bolaang dan Bunta untuk menjauhi pantai sementara waktu dan tetap tenang," jelas Abdul Muhari.

BNPB mengimbau warga untuk tidak panik dan memantau situasi atau informasi dari sumber resmi, seperti dari BMKG, BNPB maupun BPBD setempat. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani