Netral English Netral Mandarin
17:44wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Gubernur Anies dan Keluarga Salat Id di Rumah Pribadi, Tetapkan Prokes

Kamis, 13-Mei-2021 08:55

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (baris kedua, lima dari kanan) melaksanakan Salat Id di kediaman pribadinya di Lebak Bulus.
Foto : Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (baris kedua, lima dari kanan) melaksanakan Salat Id di kediaman pribadinya di Lebak Bulus.
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaksanakan Salat Id di rumah pribadinya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Pantauan ANTARA di kediaman Anies Baswedan, Kamis (13/5/2021), Salat Id tepat dimulai pukul 07.00 WIB di halaman belakang rumah pribadi Gubernur DKI itu.

Shalat Id dipimpin Imam sekaligus Khatib Ustadz Afifudien Rohaly.

Gubernur Anies melaksanakan ibadah Salat Id didampingi istri Fery Farhati bersama dengan keluarga besarnya di halaman belakang rumahnya yang luas dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.

Dalam pelaksanaan Shalat Id tersebut orang nomor satu di DKI Jakarta itu tetap melaksanakan ibadah dengan protokol kesehatan, yakni mengenakan masker.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Pernyataan itu disampaikan usai berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran dan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Senin.

Apabila melaksanakan Shalat Id di luar rumah, Anies mengimbau agar shalat dilakukan di tempat ibadah terdekat sesuai tempat tinggal.

Lebih lanjut, untuk menghindari adanya penularan COVID-19 saat melangsungkan ibadah, Anies menyebutkan kapasitas masjid, lapangan, maupun mushala dibatasi hingga maksimal 50 persen.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli