Netral English Netral Mandarin
03:16wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Gubernur Anies Klaim COVID-19 di Jakarta Terkendali dan Tingkat Penularan Turun Menjadi 4 Persen

Minggu, 05-September-2021 05:18

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selepas menghadiri vaksinasi di Vihara Dharma Jaya Toasebio Jakarta, Sabtu (4/9/2021).
Foto : Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selepas menghadiri vaksinasi di Vihara Dharma Jaya Toasebio Jakarta, Sabtu (4/9/2021).
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kasus COVID-19 di Jakarta saat ini sudah terkendali, dan tingkat penularannya sudah turun menjadi empat persen. 

"Berdasarkan data yang saya terima, positivity rate atau tingkat penularan kasus COVID-19 di Jakarta sudah pada posisi empat persen, atau di bawah batas ambang kategori aman menurut WHO di posisi lima persen," kata Anies Baswedan, pada kegiatan vaksinasi,  di Vihara Dharma Jaya Toasebio Jakarta, Sabtu (4/9/2021). 

Menurut Anies Baswedan, penurunan kasus COVID-19 di Jakarta saat ini sangat signifikan. "Bahkan positivity rate pada sekitar tiga hingga empat persen. Menurut standar WHO di bawah lima persen itu disebut aman. Jadi, kondisi pandemi di Jakarta sudah terkendali," kata Anies. 

Hal tersebut, dinilainya sejalan dengan target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar  makin sedikit warga terpapar COVID-19, sehingga berimbas pada ringannya sistem kesehatan di Jakarta. 

Anies juga menyebut, indikator situasi pandemi COVID-19 di Jakarta, adalah kasus aktif COVID-19 yang saat ini juga turun signifikan dari sekitar 113.000 kasus pada bulan Juli, menjadi sekitar 6.000 kasus aktif saat ini. 

"Artinya, dalam sebulan lebih, seluruh warga bekerja bersama menjaga protokol kesehatan dan menyaksikan penurunan yang sangat signifikan," tutur dia. 

Anies menegaskan, meskipun di Jakarta masih memiliki pekerjaan rumah, yakni harus menyelesaikan vaksinasi pada seluruh masyarakat yang menjadi sasaran, dan target yang ditetapkan pemerintah pusat, Jakarta bisa melakukan vaksinasi di atas 118 persen. 

"TKarena, sasarannya bukan hanya penduduk ber-KTP Jakarta, tapi masih ada sekitar 2,7 juta warga yang berdomisli di Jakarta  harus divaksin, sehingga kami akan menggencarkan vaksinasi ini di Jakarta dengan keterlibatan berbagai unsur," tutur dia.Berdasarkan informasi dari Pemprov DKI Jakarta, per tanggal 3 September 2021, jumlah kasus aktif di Jakarta turun 135 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai menjadi 5.620 kasus.

Sedangkan, jumlah kasus positif terkonfirmasi secara keseluruhan di Jakarta sampai hari ini sebanyak 852.389 kasus, dengan penambahan kasus baru sebanyak 360 kasus berdasar data tanggal 3 September 2021. 

Dari jumlah total kasus positif tersebut, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 833.437 atau 97,8 persen dari kasus aktif., sedangkan  jumlah kasus meninggal dunia ada 13.332 orang atau 1,6 persen. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 3,9 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,6 persen.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli