Netral English Netral Mandarin
19:09 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Gubernur Sulsel dan Sumbar Batal Disuntik Vaksin, Ini Sebabnya

Kamis, 14-January-2021 10:55

Ilustrasi vaksin COVID-19.
Foto : Istimewa
Ilustrasi vaksin COVID-19.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah batal menjadi penerima vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang dijadwalkan hari ini, Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar. Itu karena ia pernah terkonfirmasi pernah kontak erat dengan pasien positif COVID-19

"Pak Gubernur tidak bisa karena ada riwayat kontak erat dengan pasien COVIFlD-19," kata Dr Putri Riskia selaku pelaksana screening pelaksanaan vaksin dari RSKD Dadi Makassar..

Menurutnya, pelaksanaan screening terbagi atas dua, pertama pengukuran suhu dan tekanan darah dan ke dua untuk mengawal 16 persyaratan penerima vaksin.



"Jika ada salah satu saja yang tidak memenuhi, maka dinyatakan tidak bisa divaksin," tegasnya, seperti dilansir Antara.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dinaytakan batal untuk divaksin karena alasan kesehatan. Tim dokter merekomendasikan untuk dilakukan pada kesempatan berikutnya.

"Hingga kemaren saya masih semangat untuk ikut vaksin. Namun tadi malam dapat surat dari tim dokter, direkomendasikan untuk tidak ikut pada tahap I," kata Irwan.

Irwan menyatakan akan ikut pada pemberian vaksin COVID-19 tahap II karena untuk vaksin Sinovac akan dilakukan dua kali penyuntikan.

 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP