Netral English Netral Mandarin
03:37wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Gubernur Sumbar dan Wakilnya Beli Mobil Dinas Baru di Tengah Pandemi, Eko: Wwwooooo, Netizen Malah Bilang Begini

Kamis, 19-Agustus-2021 09:00

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Twitter
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
42

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat Media Sosial, Eko Kuntadhi (EK) ikut mengomentari perihal pembelian mobil dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat di tengah pandemi.

Mobil yang baru dibeli itu yakni Mitsubishi Pajero untuk gubernur dan Hyundai Palisade untuk wagub. Total anggaran yang dihabiskan mencapai Rp2 miliar.

Sebelumnya Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan alasan pembelian mobil baru itu karena mobil sebelumnya rusak dan tak layak lagi dipakai.

"Mobilnya rusak, rem blong, tak mungkin itu dipakai," katanya, Senin (16/8/2021).

Melalui cuitannya Eko tak habis pikir dengan pembelian mobil dinas tersebut, dan hanya bisa menuliskan kata heran.

"Wwwooooo...," kata Eko di akun Twitternya, Rabu (18/8/2021).

Cuitan Eko pun direspon berbagai komentar oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Kamis (19/8/2021).

@Abbyesha0: @MardaniAliSera  kemarin Negara mau ganti cat pesawat ,di nyinyirin tdk Ada empati di saat krisis pandemi , tapi ini bijimane neeh kadermu beli Mobil dinas mewah seharga 2 milyar, disaat pandemi ? 

@faisol58: Mahal mana beli 2 mobil gub dan wagub dengan ngecat pesawat?

@Cousiuswoman: Wuiihhh duit dari mana tuh ? Beritanya ada korupsi Bansos ditempat mereka bukan ? .. eengg..iingh..eengg.. KPK mana nih...

@DMoerhadio: Orang2 PKS punya standar ganda. Kl 2M tuk mengecat Pesawat Kepresidenan dan 3 Super Puma.dibilang tdk punya kepedulian thdp wabah/ pandemi Covid. Kl tuk urusan beli mobil Gub / Wagub.Sumbar. Mingkem mulutnya!

@robert_dagenk: Alasannya sudah dianggarkan. Apakah anggaran belanja harus dihabiskan tanpa melihat kondisi saat ini & manfaatnya?Mohon maaf, menurut saya pola pikir seperti itu pola pikir miskin

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani