Netral English Netral Mandarin
11:21wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Gubernur-Wagub Sumbar Beli Mobil Dinas Mewah, FH: Apa Pendapat PKS, Demokrat dan Fadli Zon?

Rabu, 18-Agustus-2021 22:30

Mobil dinas baru Hyundai Palisade untuk Wagub Sumbar Audy Joinaldy
Foto : Istimewa
Mobil dinas baru Hyundai Palisade untuk Wagub Sumbar Audy Joinaldy
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi - Audy Joinaldy membeli mobil dinas baru.

Dua unit mobil dinas baru itu adalah Mitsubishi Pajero yang dipakai Gubernur Mahyeldi dan Hyundai Palisade untuk Wagub Audy.

Sontak, kabar pembelian mobil baru yang menghabiskan anggaran Rp2 miliar lebih itu jadi bahan pergunjingan di media sosial.

Bagaimana tidak, dua mobil dinas baru itu dibeli saat pandemi Covid-19, di mana banyak warga sedang mengalami mengalami himpitan ekonomi.

Karenanya, banyak pihak yang mengkritik dan mencibir Gubernur-Wagub Sumatera Barat lantaran dinilai tidak peka dan empati terhadap persoalan pandemi.

Bahkan, netizen juga menyindir Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait pembelian mobil tersebut. Pasalnya, Gubernur Mahyeldi merupakan Ketua DPW PKS Sumbar.

Netizen membandingkan sikap PKS yang baru-baru ini getol mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi terkait pengecatan ulang pesawat kepresidenan di tengah pandemi, tapi tidak mengkritik keras Gubernur Sumbar.

Sindiran terhadap PKS juga dilontarkan oleh mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Ia pun menyentil Partai Demokrat (PD) yang beberapa waktu lalu ikut mengkritik pengecatan pesawat kepresidenan.

"Saya berjam-jam menunggu komentar terutama dari PKS dan PD soal mobil mewah 2 Milyar ini. Tapi belum juga ada yang komentar," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Rabu (18/8/2021).

Ferdinand lantas mempertanyakan apa pendapat dua elit PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) dan Mardani Ali Sera, serta Waketum Partai Gerindra Fadli Zon terkait pembelian dua mobil dinas itu.

Fadli juga disinggung Ferdinand lantaran  sempat mengkritik pengecatan ulang pesawat kepresidenan yang menghabiskan anggaran Rp2 miliar lebih. Ia menyebut pemerintah tidak sensitif, kurang empati serta menghamburkan uang negara untuk hal yang tidak jelas.

"Bagaimana pendapatmu @MardaniAliSera @hnurwahid @fadlizon, ini bermewah-mewah di saat Sumbar dihajar covid atau tidak?" sentil Ferdinand Hutahaean.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli