Netral English Netral Mandarin
22:51wib
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan keputusan pemerintah untuk menggelontorkan dana triliunan rupiah ke perusahaan-perusahaan produsen minyak goreng dinilai sudah sangat tepat. Komisi Pemberantasan Korupsi mengembangkan kasus korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan 2011-2016.
Gunung Semeru Meletus, Pertanda Jawa Bakal Segera Terbelah Dua?

Sabtu, 04-December-2021 18:26

Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur Meletus.
Foto : Sindonews/Tangkapan Layar
Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur Meletus.
0

LUMAJANG, NETRALNEWS.COM – Sabtu (4/12/21) sore, Gunung Semeru yang berada di Lumajang, Jawa Timur erupsi. Video amatir menggambarkan betapa mengerikan letusan tersebut.

Sampai dengan berita ini diturunkan, belum ada informasi secara pasti berapa korban jiwa akibat letusan tersebut. Namun dilihat dari letusannya, diperkirakan berdaya rusak cukup serius.

Berdasarkan video yang beredar, tampak gumpalan asap membumbung tinggi. Sementara itu, warga yang melihat letusan tersebut berlari menyelamatkan diri. Saat ini, BPBD Kabupaten Lumajang disiapkan untuk mengevakuasi warga.

Ditengok dari sejarah letusan, Gunung Semeru tercatat pertama kali meletus dahsyat sekitar 200 tahun lalu tepatnya 8 November 1818.

Gunung ini kemudian meletus di tahun 90-an, tepatnya pada 2 Februari 1994. Kemudian meletus lagi setidaknya 8 kali di kawah utama Semeru yakni pada awal 2000-an dan yang cukup besar terjadi pada Natal 2002. 

Di tahun 2020 tepatnya pada 1 Desember,  Gunung Semeru kembali meletus  diikuti guguran awan panas dari puncak, dengan jarak luncur 2 kilometer hingga 11 kilometer.

Selain dilihat dari sejarahnya,  jika Gunung Semeru meletus juga sering memunculkan ramalan mengingat  Semeru meletus menjelang tutup tahun 2021. Pertanda apakah? Apakah  ada kaitannya dengan ramalan Jayabaya?

Untuk diketahui, Maharaja Jayabaya merupakan raja Kerajaan Kediri yang memerintah sekitar abad ke-12. Bisa dikatakan, ia adalah sosok raja yang visioner dan unggul.

Melalui kitab bernama Jangka Jayabaya, bait ke-164 sang raja pernah berucap “suatu saat Pulau Jawa akan terpotong menjadi dua”.

Hingga kini ramalan Jayabaya masih terus menjadi salah satu perbincangan masyarakat di Indonesia.  Keberadaan ramalan ini dianggap akurat karena pernah terbukti di masa menjelang perang kemerdekaan yakni saat Jawa dijajah Jepang “seumur jagung” (3,5 bulan)  yang dimaknai dijajah 3,5 tahun.

Ramalan berikutnya yang dianggap bakal terjadi adalah mitos Pulau Jawa yang akan terbelah. Namun, dalam ramalan itu disebutkan bahwa kuncinya adalah Gunung Slamet meletus.

Konon jika Gunung Slamet meletus dahsyat maka pertanda Pulau Jawa akan terbelah dua. Gunung Slamet dianggap sebagai penentu masa depan Pulau Jawa.

Jadi, sampai di sini, letusan Gunung Semeru yang terjadi hari ini berarti bukan merupakan hal yang terkait dengan ramalan Jayabaya.

Meski demikian, ramalan Jayabaya dapat diartikan sebagai sebuah peringatan untuk masyarakat Indonesia agar tetap waspada sebab wilayah Indonesia memang sangat rentan mengalami bencana gunung meletus.

Apakah benar kelak Jawa terbelah dua setelah gunung Slamet meletus? Biarlah pertanyaan itu dijawab kelak. Rahasia Tuhan biarkan bekerja sesuai hukum Tuhan.

Ramalan Indigo dari Kediri

Terlepas dari ramalan Jayabaya, ada juga ramalan lain yang pernah disampaikan oleh seorang pria Indigo dari Kediri. Beberapa waktu lalu ia meramal bahwa akan ada 4 gunung berapi di Jawa meletus pada tahun 2021 ini.

Salah satunya 1 gunung yang meletus tersebut di Jawa Timur, sampai longsor dan menelan banyak korban jiwa. Apakah yang dimaksud adalah Gunung Semeru?

Pria indigo asal Kediri, Jawa Timur itu bernama Tigor Otadan. Sebagaimana ia sampaikan pada unggahan di kanal Youtube Viper Kediri pada 19 Juni 2021 lalu, dalam terawangannya, Tigor menyebut bahwa terdapat empat gunung berapi aktif di luar Jawa Timur yang akan meletus dan satu gunung di Jawa Timur yang akan mengalami longsor.

“Satunya ini longsor banyak sekali korban longsor ini di Jawa Timur,” ujar Tigor.

Pria indigo tersebut juga menyebutkan selain korban material, akan ada banyak korban yang berjatuhan bahkan ada yang meninggal dalam bencana alam yang ia ramalkan tersebut.

“Ada pegunungan longsor, beberapa korban itu banyak, ada yang meninggal,” ujar Tigor.

“Material banyak, korban jiwa banyak,” tambahnya.

Tak hanya itu , Tigor juga meramalkan adanya empat gunung berapi diluar Provinsi Jawa Timur yang akan meletus dan akan berdampak pada wilayah di sekitarnya.

“Kalau yang empat berapi itu diluar tapi kita akan kena dampak,” ujar Tigor, seperti dikutip IndoTrends.ID.

Tigor Otadan memang dikenal sebagai seorang indigo yang sering membuat ramalan tentang bencana alam, kehidupan artis, hingga kecelakaan lalu lintas, tak sedikit ramalannya yang menjadi kenyataan.

Meskipun begitu, Tigor sendiri senantiasa berharap agar ramalan buruknya tidak menjadi kenyataan hingga membuat resah banyak masyarakat.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto

Berita Terkait

Berita Rekomendasi