Netral English Netral Mandarin
07:03 wib
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini dirinya tertular Covid-19 saat makan karena harus melepas masker. Ia pun mengimbau masyarakat menghindari makan-makan bersama orang lain. akan menggunakan GeNose, alat deteksi virus corona atau Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), di sejumlah stasiun kereta api di Indonesia mulai 5 Februari 2021.
Guru Besar USU Dipolisikan gegara Sebut SBY-AHY Bodoh, Netizen: Saya Prihatin

Kamis, 14-January-2021 08:12

Guru Besar USU Dipolisikan gegara Sebut SBY-AHY Bodoh
Foto : Fajar Online
Guru Besar USU Dipolisikan gegara Sebut SBY-AHY Bodoh
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Guru Besar USU, Prof Yusuf Leonard Henuk, mengaku heran dilaporkan ke polisi gegara cuitan soal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dia menilai seharusnya SBY dan AHY menanggapi cuitannya.

"Ya tidak apa-apa, memang saya sudah siap," ucap Yusuf, Rabu (13/1/2021).

Berita tersebut mendapat sorotan warganet di sosial media. Rabu malam (13/1/21) Akun FB Mak Lambe Turah ikut membagikan tautan cuitannya dikomentari banyak netizen.



MLT: "SAYA PRIHATIN"

Andy Dbo: "Ada yg baperrr,,,tp ngga bw waferr,,,jd'a laferrrr,,,,"

Kang Mas Eko: "Raja komplain tapi di komplain balik malah lapor polisi, dasar cemen gak sesuai dengan jiwa prajurit."

Veronica Liem: "Saya prihatin membacanya, sama2 lulusan akademi militer kok ga Tau penyebab jatuhnya pesawat??? Ya betul lah statement guru besar USU. Jangan takut pak, kebenaran Ada di pihak anda."

Sri Murti: "Kirain setangguh karang. Perihatin. Besar blom tentu tangguh. Kerempeng blom tentu cemen. Analisis serampangan."

Last BoyScout: "kok cengeng kali..sikit sikit lapor..sikit sikit lapor..."

Sementara sebelumnya diberitakan, menanggapi dirinya dipolisikan, Guru Besar USU, Prof Yusuf Leonard Henuk mengatakan hal tersebut merupakan risiko yang harus dihadapinya. Yusuf mengaku siap jika dipanggil polisi.

"Kan laporan tidak akhir dari hidup," ucapnya.

Yusuf mengaku heran ada orang lain yang melaporkan dirinya ke polisi. Menurutnya, SBY dan AHY seharusnya membalas cuitannya.

"Dia harusnya kenapa ini diarahkan ke politik. Saya akademisi, tidak pikir politik-politik itu," ucapnya.

"Di medsos itu saling koreksi. Kalau ada orang tanggapi, ya kau harus tanggapilah. Jangan kau hilang, sampai sekarang hilangkan. Dua-dua hilang, bagaimana dua-dua hilang diserahkan ke anak buah tidak tahu masalah," sambung Yusuf.

Dia mengatakan seharusnya pihak Demokrat tidak keroyokan merespons dirinya. Menurutnya, jika ingin melapor, SBY dan AHY harus membuat laporan sendiri, bukan lewat orang lain.

"SBY itu harus lapor sendiri, tidak pakai via-via," tuturnya.

Sebelumnya, Prof Yusuf dilaporkan terkait cuitannya di akun Twitter @ProfYLH yang menyebut SBY dan AHY bodoh. Prof Yusuf dilaporkan ke Polda Sumut.

"Tadi sore saya laporkan akun Twitter atas nama Profesor Yusuf L Henuk, terus akun Facebook atas nama Profesor Yusuf L Henuk atas unggahan dia yang menyatakan pertama SBY itu bodoh, AHY itu bodoh, terus semua kader dan militan SBY itu bodoh dan penjilat," kata pelapor, Subanto, saat dihubungi, Rabu (13/1/2021).

Laporan ini bernomor STTLP/75/I/2021/SUMUT/SPKT 'I'. Subanto mengatakan membuat laporan karena menilai cuitan Prof Yusuf menghina SBY dan AHY.

akun Twitter @ProfYLH mengunggah cuitan soal SBY dan AHY. Dalam keterangan di profil Twitter @ProfYLH tertulis 'Professor at Faculty of Agriculture, University of sumatera Utara (USU), Medan, North Sumatera, INDONESIA'.

Yusuf, dalam cuitannya, menyebut SBY bodoh terkait persoalan vaksinasi COVID-19. Dia juga menyinggung SBY sok suci.

"Yth. @SBYudhoyono, memang kau bodoh sekali, karena Pemerintah @jokowi sudah berulangkali ingatkan tak hanya vaksin lalu semua beres, tapi tetap dilakukan 3 M. Kau sok suci bawa-bawa nama Tuhan seperti FPI yang kau besarkan&dibubarkan @jokowi, jadi terbukti kau memang munafik sekali," tulis akun @ProfYLH seperti dilihat detikcom.

Akun tersebut juga mengunggah cuitan yang menyebut AHY bodoh terkait jatuhnya sebuah pesawat. Dia menyebut AHY bodoh serta meminta AHY belajar mengenai sejarah jatuhnya pesawat.

"Yth Ketua Umum @PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH terpaksa harus buktikan memang kau BODOH sekali,karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia, tak pernah ada "GOVERNMENT ERROR" penyebabnya, tapi "7 FAKTOR"(https://indonesiabaik.id/infografis/7-faktor-penyebab-jatuhnya-pesawat...).Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY!," tulisnya.

USU sendiri sudah buka suara. Menurut USU, ucapan Yusuf merupakan ranah pribadi.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto