Netral English Netral Mandarin
22:30wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Gus Nadir 'Semprot' Akun Pawletariat yang Sindir Jokowi Pakai Baju Adat Baduy

Senin, 16-Agustus-2021 22:40

Gus Nadir.
Foto : NU Online
Gus Nadir.
31

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akademisi yang juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir mengomentari cuitan akun Twitter @pawletariat soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengenakan pakaian adat suku Baduy di Sidang Tahunan MPR 2021 pada Senin (16/8/2021).

Adapun akun @pawletariat berkicau "Azzzzzsksks Jokowi make baju adat Baduy cocok banget, tinggal bawa madu plus jongkok di perempatan".

Gus Nadir menyebut komentar akun itu memalukan lantaran yang dibahas pakaian Jokowi, bukan mengkritik kebijakan yang dibuat Presiden. Apalagi, lanjutnya, cuitan @pawletariat terkesan merendahkan suku Baduy.

"Komentar seperti ini memalukan. Kritik saja kebijakan Presiden Jokowi, bukan malah bahas baju adat yang beliau pakai. Terus nadanya merendahkan suku Baduy," tulis Gus Nadir di akun Twitternya, @na_dirs, Senin (16/8/2021).

Ra'is Syuriah Pengurus Cabang Istimewa NU Australia-Selandia Baru itu lantas mengingatkan pengkritik Jokowi supaya lebih cerdas dalam menyampaikan pendapat agar demokrasi di Indonesia bisa meningkat.

"Pengkritik Jokowi juga harus cerdas, biar kualitas demokrasi kita meningkat. Bukan kayak gini caranya. Sekarang akunnya ditutup," cuit Gus Nadir. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani