Netral English Netral Mandarin
03:30wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
H-7 Sampai H-2 Lebaran, Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Turun 43,7 Persen

Rabu, 12-Mei-2021 13:50

Ilustrasi gerbang tol
Foto : Istimewa
Ilustrasi gerbang tol
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 462.560 unit kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 sampai H-2 Lebaran (6-12 Mei 2021) atau turun 43,7 persen dibandingkan kondisi normal sebesar 821.892 unit. 

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (12/5/2021) menyebutkan dari jumlah itu, distribusi lalu lintas ke arah timur 35,4 persen, 35,8 persen arah barat, dan 28,8 persen arah selatan. 

Adapun rincian menuju arah timur yakni di GT Cikampek Utama 89.416 kendaraan meninggalkan Jakarta atau turun 50,6 persen dari normal 181.039 kendaraan. 

Kemudian, di GT Kalihurip Utama, berjumlah 74.474 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun 58,3 persen dari normal 178.792 kendaraan. 

Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur adalah 163.890 kendaraan, turun 54,5 persen dari normal 359.831 kendaraan. 

Sedangkan, rincian distribusi lalu lintas menuju arah barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah 165.607 kendaraan, turun 38,8 persen dari normal 270.739 kendaraan. 

Untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah selatan/lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 133.063 kendaraan, turun 30,5 persen dari normal 191.322 kendaraan 

Sepanjang periode peniadaan mudik Idul Fitri 1442 H dari 6 Mei sampai 17 Mei 2021, Jasa Marga mengimbau pelaku perjalanan kategori dikecualikan seperti kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi satu anggota keluarga) dan kepentingan persalinan untuk dapat melengkapi dokumen persyaratan antara lain surat izin keluar masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 3x24 jam atau negatif tes rapid antigen maksimal 2x24 jam atau negatif Genose C19 sebelum keberangkatan. 

Selain itu, Jasa Marga mengimbau pelaku perjalanan memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan) saat berada di tempat istirahat, serta isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup. 

Pengguna tol juga diimbau mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara. Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat diakses melalui call center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli