Netral English Netral Mandarin
18:37wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Habib Bahar: Saya Cucu Nabi Muhammad Ke-29, Habib Husin: Saya Paling Tidak Suka Mengaku Cucu Nabi

Rabu, 19-Mei-2021 10:15

Habib Bahar bin Smith
Foto : Bisnis.com
Habib Bahar bin Smith
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pernyataan Habib Bahar yang tegas mengaku sebagai cucu nabi ke-29 di pengadilan mendapat sentilan dari CEO Cyber Indonesia, Husin Shihab, atau biasa juga disebut Habib Husin. 

Mendengar pengakuan dari Habib Bahar tersebut, Husin Shihab malu dan menyebut bahwa dirinya tidak suka jika ada seseorang mengaku sebagai ‘cucu nabi’.

“Saya paling tidak suka mengaku ‘cucu Nabi’,” kata Husin Shihab.

Dia menambahkan, hal itu karena jika kelakuannya tidak mencerminkan atau tidak sesuai dengan sosok Rasulullah maka yang akan tercoreng adalah sosok Nabi, Islam, dan umat Islam sendiri.

“Mestinya Bahar Smith malu ngaku sebagai cucu nabi,” ujar Husin Shihab, sebagaimana dikutip dari akun Twitter @HusinShihab pada Selasa (18/5/2021).

Untuk diketahui, Habib Bahar bin Smith saat ini tengah dipolisikan karena tersangkut kasus dugaan penganiayaan sopir taksi online.

Saat menjalani persidangan kasusnya, dia mengaku sebagai cucu Nabi Muhammad yang ke-29.

Dia mengungkapkan hal itu ketika majelis hakim menjelaskan salah satu kisah dari Nabi Muhammad saat mendapat penghinaan dari kaum Yahudi.

Setelah itu, saat si Yahudi sakit, Nabi Muhammad tak segan untuk segera menjenguknya.

“Apakah Habib pernah tahu kalau Rasulullah pernah melakukan kekerasan terhadap orang?” ujar hakim.

Mendapat pertanyaan tersebut, dia menjawab kalau itu merupakan masalah pribadi Nabi Muhammad.

Habib Bahar menjelaskan, Nabi Muhammad bersikap diam ketika ada yang menghina atau mencaci maki masalah pribadinya.

Namun, jika bukan terkait masalah pribadi maka sikap Rasulullah tidak akan diam.

“Ada yang ngaku nabi palsu, dibunuh oleh beliau, dibunuh, yang mulia, dan itu bukan hanya zaman nabi,” ujarnya.

“Jadi Rasulullah selama masalah pribadi beliau maafkan dan tidak pernah mempermasalahkannya,” tutur Habib Bahar.

Dia pun lantas menceritakan kalau dirinya kerap mendapat hinaan di media sosial.Akan tetapi, dia memaafkan perbuatan dari orang-orang tersebut. Bahkan meminta agar mereka tidak diproses oleh pihak Kepolisian.

Namun, jika hinaan itu mengenai agama dan juga keluarganya maka disebutnya tidak akan tinggal diam.

“Tapi kalau pribadi saya dihina dan dicaci, insya Allah kakek kami mengajarkan itu. Saya cucu Nabi Muhammad ke-29,” ujarnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Irawan HP