Netral English Netral Mandarin
06:19 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Habib Rizieq Ogah Tes Swab karena Sakit, Yunarto: Dah Kaya Anak Kecil Takut Disuntik 

Sabtu, 28-November-2020 09:34

Yunarto Wijaya
Foto : istimewa
Yunarto Wijaya
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab kembali menolak dilakukan tes swab saat didatangi petugas Dinas Kesehatan Kota Bogor baru-baru ini. Alasannya, pihak keluarga menyebut Habib ogah dites swab lagi karena merasa sakit.  

Pengamat politik Yunarto Wijaya pun mengaku geli membaca berita ini. "Lama2 dah kaya anak kecil takut disuntik sih..." Sindir Yunarto di akun Twitternya Sabtu (28/11/2020).

Sebelumnya, Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menolak dites swab ulang meski didatangi langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya di RS Ummi. Alasannya, karena pihak keluarga menyebut tes swab sakit.



"Menurut penjelasan keluarga memang berkeberatan karena mengapa harus dua kali ya. Karena diswab itu sakit, kira-kira begitu," kata Bima Arya di RS Ummi, Kota Bogor, Jumat (27/11) malam.

Bima tak sendiri saat menemui Habib Rizieq. Ia ditemani Kapolresta Bogor Kombes Hendri Fiuser dan Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan.

Karena menolak tes ulang, Bima harus memastikan bahwa tes swab PCR yang dilakukan telah sesuai prosedur. Dia meminta data semua pihak yang terlibat dalam tes PCR Habib Rizieq.

"Nah yang menjadi persoalan adalah kami harus pastikan bahwa semuanya itu seusai dengan aturan ya. Betul beliau diswab, dan dikirim ke lembaga atau lab yang tersertifikasi. Itu harus kami pastikan itu," tegas Bima.

Menurut penjelasan keluarga, hasil swab Habib Rizieq akan keluar malam ini. Selain memastikan proses swab sesuai standar, Bima juga akan mengecek apakah lab Mer-C yang memeriksa sampel swab Rizieq juga terverifikasi.

"Nanti semuanya akan kita cek, jadi proses swabnya apakah sesuai, timnya sesuai, aturan juga dan lembaganya dan labnya terverifikasi ya. Kalau memang setelah kita pelajari nanti kita cek semuanya valid apa pun hasilnya tentu bisa diterima bersama gitu ya," tutur Bima.

Reporter : dimas
Editor : Sesma