Netral English Netral Mandarin
16:01wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Habib Rizieq Protes Sidang Eksepsinya Tak Disiarkan, FH Tertawa: Suka-suka mu-lah

Jumat, 02-April-2021 17:20

Ferdinand Hutahaean
Foto : SUMEKS
Ferdinand Hutahaean
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH) menertawai sikap terdakwa kasus kerumunan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang melayangkan protes ke Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) karena saat sidang pembacaan nota keberatan atau eksepsi pada Jumat (26/3/2021), tidak disiarkan langsung di kanal YouTube PN Jaktim.

Adapun protes disampaikan Habib Rizieq karena ia merasa tidak disiarkannya sidang eksepsi itu secara online merupakan bentuk diskriminasi dan merugikan dirinya sebagai terdakwa.

Ferdinand merasa lucu dengan protes HRS itu, pasalnya ia menyebut tidak ada aturan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mengharuskan pengadilan menyiarkan secara virtual atau live streaming persidangan.

"Hahahaha memangnya ada di KUHAP tertulis bahwa sidang harus disiarkan secara streaming?" tulis Ferdinand di akun Twitternya, seperti dilihat netralnews.com, Jumat (2/4/2021).

Ferdinand lantas menyinggung soal protes Habib Rizieq pada beberapa sidang sebelumnya yang digelar secara virtual, di mana HRS beserta tim kuasa hukumnya meminta sidang digelar secara offline dengan alasan bahwa berdasarkan KUHAP, terdakwa harus dihadirkan langsung di ruangan persidangan.

Permintaan Habib Rizieq dan tim kuasa hukumnya itu dikabulkan majelis hakim PN Jaktim, sehingga sidang lanjutan kasus kerumunan yang menjerat HRS digelar offline atau tatap muka langsung di ruang sidang.

Jika sidang online diprotes dengan alasan KUHAP, Ferdinand mempertanyakan dalil atau alasan apa yang digunakan Rizieq saat memprotes sidang eksepsi tidak disiarkan langsung di kanal YouTube PN Jaktim.

"Minta sidang offline alasan KUHAP, terus minta disiarkan streaming alasannya apa Zieq? Jgn bikin suka-suka mulah..!!" cuit @FerdinandHaean3.

Seperti diberitakan, Habib Rizieq Shihab menyampaikan protes kepada majelis hakim karena eksepsi yang dibacakan di sidang sebelumnya tidak disiarkan oleh pihak Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Terdakwa kasus tes swab di RS Ummi Bogor itu membandingkan sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum dan jawaban jaksa atas eeksepsinya yang disiarkan secara online.

"Pada saat jaksa menyampaikan dakwaan dari berkas saya kerumunan di Petamburan, Megamendung, maupun RS Ummi, semuanya full ditayangkan sehingga publik se-Indonesia mengetahui dakwaan jaksa," kata Habib Rizieq di PN Jakarta Timur, Rabu (31/3/2021).

"Begitu saya melakukan eksepsi dengan penasehat hukum, tidak satu pun ditayangkan streaming dari PN Jakarta Timur," sambungnya.

Habib Rizieq berpendapat, beda perlakuan pihak PN Jaktim dalam hal menyiarkan persidangan itu merupakan bentuk diskriminatif. Ia merasa sangat dirugikan karena sidang eksepsinya tidak live streaming.

"Saya betul-betul merasa sangat dirugikan, saya lihat ini tindakan diskriminatif dari Pengadilan Negeri Jakarta Timur dari yang bertanggung jawab di bidang streaming," ungkap Habib Rizieq.

Untuk itu, Habib Rizieq meminta mejelis hakim menayangkan ulang sidang pembacaan eksepsinya. "Karena ini di luar sudah ramai, saya minta untuk dikabulkan agar rekaman eksepsi yang saya bacakan dan penasihat untuk disiar ulang oleh tim streaming, kalau itu tidak disiar ulang jelas itu diskriminatif," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati