Netral English Netral Mandarin
10:12wib
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengingatkan pemerintah agar tak mengangkat anggota TNI atau polisi aktif sebagai penjabat gubernur. Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menyatakan sebanyak 58,1 persen masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo.
Habib Rizieq Ungkap Alasan Pergi ke Arab karena Ahok, TG: Iyain Aja, Jangan Diketawain

Kamis, 20-Mei-2021 14:45

Eks petinggi FPI Habib Rizieq Shihab (HRS)
Foto : Istimewa
Eks petinggi FPI Habib Rizieq Shihab (HRS)
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks Politisi PKPI Teddy Gusnaidi mengungkapkan kalau pernyataan terdakwa sekaligus eks petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dalam pembelaannya tak perlu dianggap.

Sebab, semua alasannya hingga buron ke Arab Saudi tak berpengaruh terhadap sidang yang sedang dijalankan.

"Iyain aja, termasuk dia ngaku kabur ke arab karena menghindari konflik, iyain aja, jangan diketawain. Toh semua yang dia ucapkan, tidak berpengaruh dengan kasus yang dia hadapi sekarang. Bahkan kalau rizieq cerita bahwa dia pernah terbang ke bulan pun, iyain aja," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya, Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Seperti diketahui, Habib Rizieq Syihab mengungkapkan alasan kepergiannya bersama keluarga ke Arab Saudi pada 2017 lalu. Ia bahkan tinggal di Arab Saudi hingga 3,5 tahun.

Menurut Habib Rizieq, kepergiannya itu untuk menghindarkan konflik horizontal yang ketika itu meruncing. Ia menilai hal itu terjadi karena ada pihak yang tidak menerima kekalahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI 2017.

"Karena itulah, saya dan keluarga memilih jalan untuk sementara waktu hijrah ke Kota Suci Makkah, demi menghindarkan konflik horizontal yang bisa mengantarkan kepada kerusuhan dan pertumpahan darah. Saya dan keluarga mengambil visa izin tinggal selama setahun di Kota Suci Makkah dengan harapan setelah setahun semua bisa kembali normal dan tenang kembali, sehingga kami bisa pulang dan berdakwah seperti semula," papar Habib Rizieq membacakan pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Seperti dinukil kumparan.com 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli