3
Netral English Netral Mandarin
20:07 wib
Jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat se-Sumatera Utara menolak penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal yang kabarnya digelar di salah satu hotel di Kabupaten Deli Serdang. Presiden Jokowi meminta Kementerian Perdagangan untuk gencar mengkampanyekan slogan cinta produk-produk Indonesia, sekaligus benci produk luar negeri.
Habiburokhman: Dear Buzzers, Please Teruslah Menyerang Gue... 

Sabtu, 13-Februari-2021 06:30

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman
Foto : Gerindra
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman
1

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman meminta para buzzer dan haters untuk terus menyerang dan memperbincangkan dirinya di media sosial. 

Alasan Habiburokham meminta demikian, karena baginya serangan buzzer dan haters justru membantu menyebarluaskan ide-ide besar dia. 

"Dear buzzers dan haters, beda pendapat hal biasa, beda pendapatan juga gak apa-apa," tulis Habiburokhman di akun Twitternya, Jumat (12/2/2021). 

"Please teruslah menyerang dan memperbincangkan gua, karena itu membantu menyebarluaskan ide-ide besar gua," kata @habiburokhman.

Pada cuitan sebelumnya, Habiburokhman mengaku tidak pernah terganggu atau takut dengan serangan buzzer. Pasalnya, ia menganggap buzzer juga punya hak untuk berpendapat walaupun itu bertentangan dengan pendapatnya. 

"Sejak dahulu hingga saat ini di DPR gua tetap rajin kritik pemerintah (Check aja jejak digital), tapi gua gak pernah merasa terganggu dan gak pernah takut sama buzzer yang nyerang gua," cuit Habiburokhman. 

"Menurut gua mereka juga punya hak berpendapat juga walaupun bertentangan dengan gua," sambung anggota Komisi III DPR itu.

Lebih lanjut, Habiburokhman berpendapat, jika tidak suka atau merasa terganggu dengan buzzer, maka caranya sangat sederhana yakni jangan membaca komentar mereka. 

"Yang terpenting adalah jangan ada kriminalisasi terhadap aktivitas mengkritik yang tidak mengandung fiitnah. Kalau kita gak suka dengan buzzer ya jangan baca  coment mereka, simpel banget," pungkas Habiburokhman. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani