Netral English Netral Mandarin
02:55wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Haikal Hassan Curigai China Soal Batal Haji Indonesia, EK: Ngelindur, Dasar Badut

Minggu, 06-Juni-2021 10:35

Penceramah Haikal Hassan
Foto : Istimewa
Penceramah Haikal Hassan
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi mengkritik penceramah Haikal Hassan Baras terkait komentar soal pembatalan ibadah haji tahun ini.

Eko mengungkapkan kalau sejak pandemi corona melanda sejak tahun lalu, ibadah haji memang dibatasi. Apalagi, tahun 2021 covid makin mengganas.

Dia pun menyebut kalau tudingan Haikal Hassan soal ada kedekatan dengan China atau kasus kerumunan petinggi FPI Habib Rizieq Shihab serta hubungan dana haji yang dipakai guna membangun infrastruktur adalah omong kosong. Haikal Hassan seperti orang ngelindur.

"Tahun kemarin seluruh dunia gak bisa pergi haji. Ibadah hanya dilakukan segelintir orang. Sangat terbatas. Tahun ini, gelombang kedua Covid19 menghantam India, Malaysia, dll. Ancamannya lebih mengerikan. Haikal Hasan ngelindur. Nyebut RRC, HRS, dana haji. Emang badut," tulisnya seperti dilansir di akun resmi twitternya, Minggu (6/5/2021).

Sebelumnya, Pendakwah Haikal Hassan Baras mempertanyakan kebijakan pemerintah yang membatalkan pelaksanaan haji tahun ini.

Dia pun mengatakan kalau ini menjadi sejarah terjadi sejak Indonesia berdiri, kalau warganya tidak bisa melaksanakan ibadah haji.

"Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI dimana warga nya TIDAK bisa pergi haji.Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC?," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya, Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Haikal Hassan lantas mengaitkan hal ini dengan beberapa hal, termasuk soal Habib Rizieq Shihab (HRS) yang kini ditahan atas beberapa kasus terkait protokol kesehatan.

“Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman terhadap HRS?” kata Haikal Hassan. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati