Netral English Netral Mandarin
19:21wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Haikal Kaitkan Pembatalan Haji Dengan RRC dan Rizieq, Guntur: Jangan Terus- terus Umbar Kebodohanmu

Selasa, 08-Juni-2021 12:30

Guntur Romli
Foto : Istimewa
Guntur Romli
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis Nadhlatul Ulama (NU), Mohamad Guntur Romli menyindir keras penceramah Haikal Hassan yang menghubungkan pembatalan keberangkatan jemaah Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji 2021 dengan China (RRC) dan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Adapun Haikal dalam cuitannya mempertanyakan apakah Arab Saudi belum mengizinkan calon jemaah haji asal Indonesia untuk berangkat ke Tanah Suci lantaran Indonesia memiliki kedekatan dengan China atau karena Arab Saudi melihat kalau Indonesia zalim terhadap HRS.

Guntur Romli merasa heran dengan pernyataan Haikal Hassan itu. Pasalnya, Arab Saudi dan China juga berhubungan baik.

"Apa hubungannya dengan RRC Kal? Saudi dengan RRC punya hubungan yang bagus. Jgn terus-terus umbar kebodohanmu," tulis Guntur Romli di akun Twitternya, seperti dilihat netralnews.com, Senin (7/6/2021).

Sementara soal Habib Rizieq, Guntur Romli menyebut bahwa eks pentolan FPI itu yang selama ini berbuat zalim sehingga sudah tiga kali dipenjara.

"Rizieq mulu dibawa-bawa, dia yang zalim pada masyarakat Indonesia, makanya uda masuk penjara 3x, di era 3 presiden yang berbeda," kata @GunRomli.

Sebelumnya, Ustaz Haikal Hassan menghubungkan pembatalan ibadah haji 2021 dengan sejumlah topik, seperti kedekatan Indonesia dengan China, dana haji dipaksa dipakai, Habib Rizieq dizalimi bahkan menyinggung soal pengadilan akhirat.

"Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI dimana warga nya TIDAK bisa pergi haji. Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman terhadap HRS?Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah murni alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?," tulis Haikal di akun Twitternya, Jumat (4/6/2021).

Gara-gara cuitannya itu, Haikal menuai kritik dan kecaman dari netizen lantaran pembatalan ibadah haji 2021 tidak ada kaitannya dengan isu yang ia hembuskan. 

Setelah jadi bulan-bulanan netizen, pria yang akrab disapa Babe Haikal itu pun menghapus cuitannya dan meminta maaf.

Permintaan maaf disampaikan Haikal melalui akun Twitternya dengan menautkan artikel dari media yang memberitakan soal Kedutaan Besar Arab Saudi mengirimkan surat untuk Ketua DPR Puan Maharani untuk mengklarifikasi mengenai isu Indonesia yang tidak mendapat kuota haji.

Dalam surat yang dikirim Kamis (3/6/2021), Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi menjelaskan bahwa otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi apa pun terkait pelaksanaan haji 2021, baik untuk jemaah Indonesia maupun jemaah di dunia. 

"Oohh maaf, jadi begini?... Saudi BELUM memutuskaaaann...," kata @haikal_hassan, Sabtu (5/6/2021).

Pada cuitan lainnya, Sekjen HRS Center itu menjelaskan mengenai maksud dari cuitannya yang pertama. Dalam penjelasannya, Haikal berdalih kalau yang dikritik adalah pemerintah Arab Saudi. Karenanya, ia merasa heran dengan reaksi para buzzer yang marah

"Saya kritik pemerintah saudi Arabia kok negara kita tidak boleh pergi haji....Sebab apa pemerintah saudi memblok negara kita....Ternyata pemerintah saudi belum resmi mengumumkan...Lalu saya minta maaf...Kok buzzer marah?," kata @haikal_hassan, Minggu (6/6/2021).

"Apakah di mata Saudi kita dekat negara RRC jadi diblok? Apakah di mata Saudi zalim ke HRS? Apakah dimata mereka gak ada dana? Apakah ini murni karena kesehatan  (masih rawan covid) jadi diblok?. Kan begitu membaca nya..Ternyata bukan, belum resmi, lalu minta maaf..Kok buzzer marah-marah?," jelasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P