Netral English Netral Mandarin
05:28 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Haikal: Soal Mimpi Sudah Diklarifikasi, Itu betul, Saya Memaafkan Semua...

Selasa, 29-December-2020 11:55

Haikal Sebut Soal Mimpi Sudah Diklarifikasi, Itu betul, Saya Memaafkan Semua...
Foto : Istimewa
Haikal Sebut Soal Mimpi Sudah Diklarifikasi, Itu betul, Saya Memaafkan Semua...
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Haikal Hassan Baras beberapa waktu terakhir menjadi sorotan gegara mengaku bermimpi bertemu Nabi. Akibarnya ia harus berurusan dengan polisi.

Namun, ia menyatakan bahwa semua itu benar adanya dan dihadapan polisi ia melakukan klarifikasi.

Selasa (29/12/20), ia juga membuat pernyataan di akun Twitternya, katanya: "Kpd sahabat2 & teman2 wartawan..  Soal mimpi sudah diklarifikasi. Mimpi itu betul & tujuannya cerita agar para kel.almarhum TIDAK MEMPERPANJANG kesedihan mereka & semua damai tenang."

Baca Juga :


"Tak usah lagi dipelintir macam2. Saya memaafkan semua. Semoga damai Indonesiaku," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, agenda klarifikasi Haikal Hassan di Polda Metro Jaya sempat tertunda setelah hasil rapid antibodi dinyatakan reaktif namun akhirnya tetap bisa terselenggara, Senin (28/12/20).

Haikal Hassan tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 09.30 WIB, didampingi pengacaranya, Tonin Singarimbun. Haikal Hassan akan memberikan klarifikasi soal ucapannya tentang 'mimpi bertemu Rasulullah'.

Sesuai dengan prosedur protokol kesehatan, sebelum menjalani pemeriksaan, Haikal Hassan dites Corona. Ini dilakukan sebagai prosedur protokol kesehatan sebelum seorang terperiksa diperiksa penyidik.

"Iya di Krimsus sedang periksa rapid antigen-nya. Dia kan rajin udah datang dari pagi. Saya aja 5 menit lagi baru sampai," kata Tonin saat dihubungi wartawan, Senin (28/12/2020).

Tonin mengatakan Haikal Hassan siap memberikan klarifikasi mengenai pernyataannya soal 'mimpi bertemu Rasulullah'.

Tonin mengatakan pihaknya membawa bukti-bukti berupa video yang memuat momen pernyataan Haikal Hassan mengenai 'mimpi bertemu Rasulullah' tersebut, dari momen awal sampai akhir.

Bukti video, lanjut Tonin, lebih lengkap dan utuh dibanding video yang diserahkan pelapor.

Tonin mengatakan, dengan diserahkannya bukti video ini, diharapkan penyidik bisa melihat konteks lebih utuh mengenai pernyataan dari Haikal Hassan.

"Sewaktu beliau bicara itu kan dalam rangka memberikan nasihat kepada keluarga yang sedang berduka, bukan kepada Muannas bukan kepada Husin kan. Jadi di situ bisa dilihat konteksnya. Tentunya video yang kami bawa untuk melihat konteks pernyataan, bukan untuk membuktikan mimpi," tuturnya.

Sebelumnya, Haikal Hassan menjelaskan soal ucapannya mimpi bertemu dengan Rasulullah. Ia bersumpah bawa mimpi itu benar-benar dialaminya.

"Demi Allah mimpi itu betul. Saya bercerita mimpi yang betul itu," kata Haikal Hassan seperti dilansir detikcom, Rabu (23/12/2020) pagi.

Pesan singkat tersebut dikirimkan Haikal ke redaksi setelah sesi wawancara dengan wartawan yang berlangsung di Mapolda Metro Jaya Rabu 23 Desember 2020 pagi.

Haikal Hassan mengungkap, dia menceritakan soal mimpinya bertemu dengan Rasulullah SAW itu untuk memotivasi keluarga almarhum 5 laskar FPI yang tewas dalam insiden penembakan di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Pemakaman itu sendiri dilaksanakan di Kompleks Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 9 Desember 2020.

"Saya bercerita mimpi yang betul itu... untuk menghibur keluarga yang berduka bahwa insyaallah juga terjadi pada kalian... sebagaimana terjadi pada saya," kata Haikal Hassan lagi.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto