Netral English Netral Mandarin
15:46wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Berlangsung hingga Maret 2022, Hampir 8 Juta Debitur Sudah Dapat Restrukturisasi Kredit

Sabtu, 27-Februari-2021 08:45

Ilustrasi restrukturisasi kredit.
Foto : voxeu.org
Ilustrasi restrukturisasi kredit.
34

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Otoritas Jasa Keuangan mengungkapkan hingga 8 Februari 202 sebanyak 7,9 juta debitur sudah mendapat restrukturisasi kredit senilai Rp987,5 triliun.

"Jumlah 7,9 juta debitur itu terdiri dari 6,1 juta UMKM dan 1,8 juta non-UMKM," ujar Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK Bambang Widjanarko dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Sabtu (27/1/2021).

Untuk 6,1 juta debitur UMKM itu senilai Rp388,3 triliun dan 1,8 juta debitur non-UMKM sebesar Rp599,5 triliun.

Dijelaskannya, nilai restrukturisasi itu akan terus bertambah karena program untuk membantu pengusaha terdampak COVID-19 itu berlangsung hingga 1 Maret 2022.

Kebijakan restrukturisasi kredit, katanya, bertujuan untuk menahan laju peningkatan kredit bermasalah dan mengurangi tekanan permodalan bank.

Program itu juga untuk membantu pengusaha dari kesulitan di masa pandemi COVID-19.

Bambang Widjanarko menjelaskan penilaian kualitas kredit/pembiayaan/penyediaan dana lain hanya berdasarkan ketepatan pembayaran pokok dan/atau bunga untuk kredit/pembiayaan sampai Rp10 miliar.

"Beberapa program untuk membantu dampak COVID juga masih terus dilakukan," katanya, seperti dilansir Antara.

Seperti, kata dia, menyangkut kebijakan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan menurunkan bobot risiko kredit (ATMR) menjadi 50 persen dari sebelumnya 100 persen bagi KKB yang memenuhi persyaratan. 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi