Netral English Netral Mandarin
16:57wib
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa pernah menjadi korban dugaan penipuan oleh anak bungsu Akidi Tio, Heriyanty. Pesawat Kepresidenan ganti warna cat dari biru langit menjadi merah putih. Pergantiam cat itu menuai pro kontra.
Hapus Cuitan dan Minta Maaf Terkait Haji 2021, Haikal Hassan: Kok Buzzer Marah-marah?

Senin, 07-Juni-2021 13:40

Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan Baras.
Foto : Istimewa
Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan Baras.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan Baras jadi bulan-bulanan netizen beberapa hari terakhir gara-gara cuitannya yang berisi sejumlah dugaan soal pembatalan ibadah Haji 2021.

Adapun cuitan Haikal itu berbunyi "Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI dimana warga nya TIDAK bisa pergi haji. Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman terhadap HRS?Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah murni alasan kesehatan? Apakah menunggu pengadilan akhirat saja?".

Setelah cuitannya pada 4 Juni 2021 itu menuai kecaman dari netizen lantaran pembatalan ibadah haji 2021 tidak ada kaitannya dengan isu yang ia hembuskan, Haikal pun meminta maaf dan menghapus cuitannya.

Permintaan maaf disampaikan Haikal melalui akun Twitternya dengan menautkan artikel dari media yang memberitakan soal Kedutaan Besar Arab Saudi mengirimkan surat untuk Ketua DPR Puan Maharani untuk mengklarifikasi mengenai Indonesia yang tidak mendapat kuota haji seperti yang disebut oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily.

Dalam surat yang dikirim Kamis (3/6/2021), Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi menjelaskan bahwa otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi apa pun terkait pelaksanaan haji 2021, baik untuk jemaah Indonesia maupun jemaah di dunia. 

"Oohh maaf, jadi begini?... Saudi BELUM memutuskaaaann...," tulis @haikal_hassan, Sabtu (5/6/2021).

Pada cuitan lainnya, Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu menjelaskan mengenai maksud dari cuitannya yang pertama.

Dalam penjelasannya, Haikal berdalih kalau yang dikritik adalah pemerintah Arab Saudi. Karenanya, ia merasa heran dengan reaksi para buzzer yang marah

"Saya kritik pemerintah saudi Arabia kok negara kita tidak boleh pergi haji....Sebab apa pemerintah saudi memblok negara kita....Ternyata pemerintah saudi belum resmi mengumumkan...Lalu saya minta maaf...Kok buzzer marah?," kata @haikal_hassan, Minggu (6/6/2021).

"Apakah di mata Saudi kita dekat negara RRC jadi diblok? Apakah di mata Saudi zalim ke HRS? Apakah dimata mereka gak ada dana? Apakah ini murni karena kesehatan  (masih rawan covid) jadi diblok?. Kan begitu membaca nya..Ternyata bukan, belum resmi, lalu minta maaf..Kok buzzer marah-marah?," jelasnya.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli