Netral English Netral Mandarin
06:38 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Jelang Natal Harga Ayam Potong Naik Drastis

Minggu, 20-December-2020 14:00

Jelang Natal Harga Ayam Potong Naik Drastis
Foto : Pasarku
Jelang Natal Harga Ayam Potong Naik Drastis
10

BATURAJA, NETRALNEWS.COM -Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menjelang Natal 2020 naik tajam dari sebelumnya kisaran Rp25.000/Kg, kini mencapai Rp32.000/Kg.

"Harga ayam potong naik sejak sepekan terakhir," kata Yani, salah seorang pedagang ayam di Pasar Atas Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu, (20/12/2020).

Kenaikan harga jual ini dipicu modal dari agen pemasok di wilayah setempat saat ini mematok harga tinggi sehingga pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual agar tidak merugi.



"Namun, meskipun harganya naik daya beli masyarakat masih stabil, begitu juga stok ayam di pasar cukup memenuhi kebutuhan masyarakat untuk kebutuhan Natal dan tahun baru," katanya.

Sementara itu, selain ayam potong sejumlah sayur mayur juga mengalami kenaikan harga cukup tinggi seperti cabai merah keriting dari sebelumnya hanya kisaran Rp40.000/Kg, kini melambung mencapai Rp90.000/Kg.

Kemudian, bawang merah dari sebelumnya Rp30.000/Kg naik menjadi Rp35.000/Kg dan bawang putih mencapai Rp28.000 per kilogram.

"Selain itu, sayur kubis dan tomat juga sekarang harganya mencapai Rp10.000/Kg dan kentang Rp13.000/Kg," kata Ipin pedagang sayuran menambahkan.

Menurut Ipin, kenaikan harga sayur mayur ini biasanya terjadi menjelang lebaran atau Natal dan tahun baru yang dipicu tingginya permintaan daya beli masyarakat di pasar.

"Biasanya harga akan terus naik hingga puncaknya nanti saat perayaan Natal tahun baru," ujar Ipin, dilansir Antara..

Reporter :
Editor : Sulha Handayani