3
Netral English Netral Mandarin
11:08 wib
Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Italia sudah melampaui 100 ribu orang. Kondisi itu membuat Italia menjadi salah satu negara yang mencatatkan rekor kematian tertinggi. Politisi Partai Demokrat (PD) versi kongres luar biasa (KLB) Max Sopacua membantah informasi yang menyebut pihaknya menjanjikan imbalan Rp100 juta untuk para kader partai yang bersedia menghadiri KLB
Tesla Borong Bitcoin, Harganya Melesat Jadi Rp650 Juta Hanya dalam Dua Hari

Selasa, 09-Februari-2021 18:45

ilustasi bitcoin.
Foto : investucate
ilustasi bitcoin.
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tesla Inc menyatakan telah membeli mata uang digital Bitcoin senilai 1,5 juta dolar AS atau Rp21 triliun. Usai itu, harga Bitcoin pun melambung 20,9 persen jadi Rp650 juta hanya dalam waktu dua hari.

Sebelumnya, harga aset kripto itu adalah sebesar Rp540 juta.

Tesla menambah deretan korporasi yang membeli Bitcoin senilai jutaan dolar atau triliunan Rupiah. Sebelumnya, sederet perusahaan seperti MicrostrategyInc, Square, Tudor Investment Corp, JP Morgan, Citibank dan Paypal yang menyediakan pembayaran dengan Bitcoin.

"Tesla membeli Bitcoin senilai Rp21 triliun. Tentunya, permintaan sebanyak ini langsung berdampak kepada kenaikan harga. Karena salah satu faktor yang meningkatkan harga Bitcoin adalah permintaan atau demand,” ujar CEO Indodax, Oscar Darmawan di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Pembelian Tesla tersebut juga membuat Bitcoin kembali melewati harga tertingginya. Sebelumnya, harga tertinggi bitcoin (all time high/ATH) Rp580 juta, yang terjadi pada Januari 2021.

Sebelumnya, CEO Tesla Elon Musk juga mendorong aksi pembelian Bitcoin dengan membuat hastag Bitcoin di profil Twitternya. Aksi tersebut meningkatkan harga Bitcoin pada pekan lalu yang sempat stagnan sekitar Rp500 juta.

Oscar Darmawan mengatakan, semenjak Desember 2020, Bitcoin terus mencetak rekor kenaikan harga tertinggi.

"Saat harga Bitcoin sudah tinggi, kepercayaan orang-orang untuk membeli Bitcoin bertambah," katanya.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan, akan ada lagi korporasi atau konglomerat yang akan membeli Bitcoin dalam waktu dekat, karena sudah terbukti menjadi nilai lindung inflasi yang baik dan menjadi aset safe haven.

"Jika pembelian atau permintaan masif terus terjadi, maka kemungkinan besar harga Bitcoin akan terus meningkat. Seperti apa yang diprediksi JP Morgan sebelumnya, Bitcoin bisa mencapai Rp2 miliar pada tahun ini atau tahun depan," ujarnya.

Dia menyebutkan, permintaan ini terjadi karena orang-orang sudah memahami tentang fundamental Bitcoin, selain itu, tidak hanya dari sisi demand saja.

Dari sisi supply atau pasokan, Bitcoin juga terbilang unik, tambahnya, karena jumlah pasokan maksimal Bitcoin hanya 21 juta unit saja dan saat ini sudah beredar 18,5 juta.

Meski memiliki pasokan terbatas, menurut Oscar siapapun masih bisa memiliki Bitcoin. Ini karena ‘Raja Kripto’ tersebut bisa ditransaksikan dengan pecahan desimal hingga pecahan terkecil Rp10 ribu.

"Jadi, Bitcoin tidak hanya milik para korporasi atau konglomerat. Meskipun harganya ratusan juta, Bitcoin bisa dimiliki oleh siapapun dengan pecahan terkecil Rp10 ribu saja," kata Oscar Darmawan. 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP