3
Netral English Netral Mandarin
18:31 wib
Menko Polhukam Mahfud MD membantah tudingan yang menyebut pemerintah melindungi jalannya Kongres Luar Biasa ( KLB) kubu kontra-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar warga Jakarta untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat dan petir hari ini, Senin (8/3).
Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Melambung, Ini Penyebabnya

Jumat, 19-Februari-2021 13:42

Ilustrasi Pedagang Cabai
Foto : Istimewa
Ilustrasi Pedagang Cabai
7

PROBOLINGGO, NETRALNEWS.COM - Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo, Jawa Timur, melambung hingga mencapai Rp85 ribu per kilogram dibandingkan sepekan lalu yang harganya masih di kisaran Rp55 ribu per kilogram.

"Harga cabai rawit masih mahal yakni Rp85 ribu per kilogram karena pasokan yang terbatas," kata salah seorang pedagang sayuran bernama Husna di Pasar Baru Kota Probolinggo, Jumat (19/2/2021).

Komoditas bahan baku sambal tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada Januari 2021 yakni kisaran Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.

"Kami tidak membeli cabai pada tengkulak dengan jumlah besar karena takut cabainya membusuk jika terlalu lama tidak laku terjual di pasar," tuturnya.

Husna mengatakan cabai rawit sret yang dijualnya murni dan tidak ada campuran cabai hijau, sehingga harga cabainya mencapai Rp85 ribu per kilogram, namun terkadang pedagang lain mencampur dengan cabai hijau, sehingga harganya lebih murah.

"Sebenarnya harga cabai hari ini sudah mulai turun menjadi Rp85 ribu karena sebelumnya sempat mencapai Rp90 ribu per kilogram. Sedangkan cabai hijau harganya Rp45 ribu per kilogram," katanya.

Harga cabai rawit di tiga pasar tradisional di Kota Probolinggo juga berbeda per Jumat ini, di Pasar Baru harganya Rp85 ribu per kilogram, di Pasar Wonoasih mengalami penurunan dari Rp80 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram, sedangkan di Pasar Kronong sebesar Rp80 ribu per kilogram.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Fitriawati mengatakan tim Satgas Pangan sudah melakukan inspeksi mendadak terkait dengan kenaikan harga cabai yang cukup signifikan selama sepekan terakhir.

"Hasil inspeksi mendadak ternyata stok cabai dari luar berkurang dan produksi dari petani juga banyak yang gagal panen, sehingga menjadi salah satu penyebab tingginya harga cabai di pasar tradisional Kota Probolinggo," tuturnya.

Ia mengatakan pihaknya juga memastikan tidak ada penimbunan cabai terkait dengan kenaikan harga komoditas itu dan mahalnya cabai karena dipicu oleh terbatasnya stok dari beberapa daerah yang biasa mengirim ke Kota Probolinggo.

Berdasarkan data harga bahan pokok di Pasar Baru tercatat harga cabai merah besar Rp40 ribu per kilogram, harga beras berkisar Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram, harga telur ayam Rp24 ribu per kilogram, dan harga gula pasir Rp12 ribu per kilogram.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli