Netral English Netral Mandarin
13:37 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Harga Cabai Rawit di Pasar Raya Padang Alami Kenaikan, Ini Penyebabnya

Minggu, 06-December-2020 20:33

Ilustrasi Pedagang Cabai
Foto : Antara
Ilustrasi Pedagang Cabai
12

PADANG, NETRALNEWS.COM - Harga cabai rawit di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat mengalami kenaikan dari Rp24 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram sejak tiga hari belakangan karena persediaan cabai yang kurang dari pemasok

 

Menurut pedagang cabai Adinda Ilma (48) di Pasar Raya Padang, Minggu mengatakan kenaikan cabai rawit ini disebabkan persediaan berkurang kemudian juga dipengaruhi oleh faktor cuaca.



"Rawit ini saya beli dari Surian dan rata-rata pedagang cabai di pasar ini membeli cabai rawit di sana," kata dia, Minggu (6/12/2020).

Ia mengatakan selain cabai rawit, harga cabai merah juga naik sejak seminggu terakhir, untuk cabai merah dari Jawa naik dari Rp40 ribu menjadi Rp52 ribu per kg.

Sedangkan cabai merah dari Kerinci juga naik dari Rp40 ribu menjadi 48 ribu per kg. Harga cabai rawit merah juga naik menjadi Rp60 ribu dari biasanya Rp40 ribu per kg.

Kemudian ia mengatakan harga cabai hijau juga ikut naik dari harga Rp22 ribu menjadi Rp36 ribu per kg. Cabai rawit merah naik Rp60 ribu per kg dari sebelumbya Rp40 ribu per kg.

Sementara itu harga bawang merah justru mengalami penurunan sejak tiga hari terakhir dari Rp32 ribu menjadi Rp24 ribu per kilogram akibat pasokan melimpah. Kemudian harga bawang putih masih normal Rp24 ribu per kg.

Selain itu, harga sayuran yang mengalami kenaikan per kg yaitu tomat Rp10 ribu dari biasanya Rp6 ribu, selada naik Rp16 ribu dari 10 ribu, sawi hijau naik Rp 13 ribu dari sebelumnya Rp6 ribu, dan kol naik dari Rp4 ribu menjadi Rp6 ribu.

"Harga sayur yang masih normal per kg adalah buncis Rp10 ribu, wortel Rp10 ribu, mentimun Rp7 ribu, daun bawang Rp8 ribu, sawi putih Rp7 ribu, kentang Rp10 ribu. Kemudian ada jahe masih standar Rp34 ribu," terangnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada penjualan telur ayam negeri, seorang pedagang telur Madi (34) mengatakan harga telur ayam negeri naik mulai hari ini dari Rp45 ribu menjadi Rp48 ribu per 30 butir atau Rp1.600 per butir.

"Sementara harga jenis telur lain masih normal, harga telur kampung Rp2000 per butir, telur bebek Rp2.200 per butir, telur angsa Rp20 ribu per butir," kata dia.

Kemudian, harga kebutuhan lainnya di Pasar Raya seperti harga ayam ukuran sedang naik Rp40 ribu dari sebelumnya Rp35 ribu, untuk ayam ukuran besar naik dari Rp60ribu menjadi Rp65 ribu. Untuk harga daging masih normal di harga Rp120 ribu per kilogram. harga jengkol nornal Rp15 ribu per kg, harga petai naik Rp45 ribu per ikat (10 papan) dari biasa Rp25 ribu per ikat.

Selanjutnya, seorang pedagang sembako linda (58) mengatakan harga minyak goreng masih stabil tinggi yakni Rp13 ribu per kg dan untuk harga minyak kemasan merek Sari Murni Rp14 ribu per liter. Harga gula masih normal Rp13 ribu per kg, harga tepung terigu Rp7 rbu per kg dan harga tepung beras merek Rose Brand Rp6 ribu per 1/2 kg. Harga kacang tanah normal Rp24 ribu per kg.

"Harga beras masih stabil, untuk beras jenis sokan dan anak daro Rp15 ribu per kg, kemudian beras IR Rp13.500 per kilogram," tambahnya.

Selain Sembako, sejumlah harga rempah juga alami kenaikan seperti kapulaga dari Rp300 ribu per kg menjadi Rp350 ribu per kg. Kayu manis naik dari Rp60 ribu per kg menjadi Rp80 ribu untuk jenis A dan Rp100 untuk jenis double.

"Untuk harga rempah lain per kg masih normal seperti buah pala Rp60 ribu. ketumbar Rp22 ribu, merica naik Rp70 ribu, cengkeh Rp 140, bunga lawang Rp150, adas manis Rp28 ribu, jintan Rp60 ribu, pulau aras Rp50 ribu, dan kemiri Rp40 ribu," kata pedagang rempah Zulkarnain.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli