Netral English Netral Mandarin
07:43 wib
Para tenaga medis yang kelelahan diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta. Sebab, pada saat yang sama angka penambahan kasus terus meningkat. Keputusan untuk melanjutkan atau tidak operasi gabungan  pencarian dan evakuasi korban serta puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 oleh tim Badan SAR Nasional (Basarnas) bakal diputuskan Senin (18/1).
Wow, Harga Cabai Rawit di Kota Sorong Tembus Rp150 Ribu

Sabtu, 09-January-2021 10:32

Perdagang Cabai
Foto : Istimewa
Perdagang Cabai
0

SORORONG, NETRALNEWS.COM - Harga cabai rawit di pasar sentral Remu kota Sorong, Provinsi Papua Barat sepekan ini naik hingga mencapai Rp150 ribu per kilogram.

Pedagang di pasar sentral Remu kota Sorong, Sabtu (9/1/2021), menawarkan satu kilogram cabai rawit seharga Rp150 ribu atau naik Rp90 ribu dari harga sebelumnya Rp60 ribu per kilogram.

Syaiful pedagang pasar sentral Remu mengaku menjual satu kilogram cabai rawit yang sudah bersih Rp150 ribu per kilogram sebab harga pada tingkat agen mengalami kenaikan.



Menurut dia, menjelaskan Natal 2020 harga cabai rawit sudah naik hingga Rp100 ribu. Januari 2021 kembali naik hingga Rp150 ribu per kilogram.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Eni pedagang pasar sentral Remu yang menawarkan satu kilogram cabai rawit Rp150 ribu.

"Beberapa hari ini memang harga cabai rawit naik hingga Rp150 ribu per kilogram karena stok berkurang dan permintaan tinggi," ujarnya.

Menurut Eni, stok cabai rawit lokal mengalami kekosongan dan stok yang ada hanya cabai rawit yang didatangkan dari luar Sorong seperti dari Manado dan Palu.

Itta Warga Kelurahan Malanu yang ditemui di pasar sentral Remu mengaku terpaksa membeli cabai rawit seharga Rp150 per kilogram karena kebutuhan masakan.

"Tanpa cabai rawit masakan tidak enak, terpaksa harus beli meskipun harga tinggi. Kami berharap pemerintah segera melakukan intervensi agar harga cabai rawit kembali normal," katanya.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli